Muslim Elders Indonesia
Terwujudnya masyarakat muslim Indonesia yang rukun, memiliki pemahaman keagamaan yang moderat, serta toleran dan dapat hidup berdampingan dengan lainnya.
Berita
Berita Terbaru Kami
MHM Imbau Pemimpin Agama Tingkatkan Upaya Perdamaian di Tengah Konflik dan Perang Global
Majelis Hukama Muslimin (MHM) berpartisipasi dalam Pertemuan ke-24 Sekretariat Kongres Pemimpin Agama-Agama Dunia dan Tradisional yang diselenggarakan pada hari Rabu (7/10/2026) di Astana, ibu kota Kazakhstan. Pertemuan ini dihadiri sejumlah pemimpin agama dan tokoh internasional.
Baca selanjutnyaMHM Kecam Serangan Houthi ke Bandara Internasional King Khalid dan Abha di Arab Saudi
Majelis Hukama Muslimin, di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, mengecam keras serangan yang dilancarkan kelompok Houthi terhadap Bandara Internasional King Khalid dan Bandara Internasional Abha di Kerajaan Arab Saudi. Serangan itu mengakibatkan tewasnya tiga orang dan puluhan warga sipil lainnya terluka.
Baca selanjutnyaSimposium Internasional di Amerika, MHM Serukan Penguatan Peran Pemimpin Agama Tangani Tantangan Global
Majelis Hukama Muslimin (MHM) berpartisipasi dalam Simposium Internasional Tahunan ke-33 tentang Hukum dan Agama di Amerika Serikat. Semina ini diselenggarakan oleh International Center for Law and Religion Studies di J. Reuben Clark Law School, Brigham Young University (BYU), Amerika Serikat, 4 - 6 Oktober 2026. Simposium ini mempertemukan para pemimpin agama, intelektual, akademisi, dan pakar dari seluruh dunia.
Baca selanjutnyaKegiatan
Mempromosikan Budaya Keragaman
Profil
Muslim Elders Indonesia
Muslim Elders Indonesia
Muslim Elders Indonesia (MEI) merupakan kantor cabang virtual dari Majelis Hukama Muslimin (MHM) atau Muslim Council of Elders; sebuah badan independen lintas negara yang dibentuk pada 21 Ramadan 1435 H atau 19 Juli 2014 M. MEI berkedudukan di Jakarta, sedang MHM berkedudukan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.
Visi
Terwujudnya masyarakat muslim Indonesia yang rukun, memiliki pemahaman keagamaan yang moderat, serta toleran dan dapat hidup berdampingan dengan lainnya.
Misi
1. Mengampanyekan nilai-nilai Islam Rahmatan lil ‘alamin
2. Menguatkan pemahaman keagamaan yang moderat
3. Menyuarakan persaudaraan lintas iman
4. Menguatkan kerja sama antar tokoh agama
Video
Penandatanganan Piagam Persaudaraan Kemanusiaan untuk Perdamaian Dunia dan Hidup Bersama oleh Imam Akbar Imam Akbar Ahmed al-Tayyib dan Paus Gereja Katolik Yang Mulia Paus Fransiskus, di Uni Emirat Arab, 3 – 5 Februari 2019
Selengkapnya...Agenda
Agenda Berikutnya
Sekretaris Jenderal
Hakim Mohamed Abdelsalam
Hakim Mohamed Abdelsalam menjabat sebagai mantan penasehat Imam Besar Mesir Al-Azhar Dr. Ahmed Al Tayeb selama lebih dari delapan tahun. Dia ikut membantu penyusunan Dokumen Persaudaraan Manusia yang ditandatangani oleh Imam Besar dan Paus Fransiskus
Baca selanjutnya