Hari Internasional Koeksistensi Damai, MHM Serukan Penguatan Dialog, Tolak Kebencian dan Islamofobia
Majelis Hukama Muslimin (MHM), di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, menegaskan bahwa koeksistensi atau hidup bersama secara damai di antara orang-orang dari berbagai agama, budaya, dan etnis merupakan pilar fundamental untuk memastikan keamanan dan stabilitas masyarakat—terutama mengingat tantangan yang dihadapi dunia saat ini.
Baca selanjutnya>Paviliun Majelis Hukama Muslimin (MHM) di Pameran Buku Internasional Kairo ke-57 menyelenggarakan seminar berskala besar berjudul “Di Mihrab Imam Al-Tayeb: Membaca Karya-Karya yang Didedikasikan untuk Yang Mulia Imam Akbar”, Senin (26/1/2026). Seminar ini dihadiri ulama terkemuka Syekh Hassan Al-Shafie, anggota Dewan Ulama Senior di Al-Azhar dan Anggota Dewan Tetua Muslim, serta Profesor Dr. Mohamed Al-Duwaini, Wakil Al-Azhar.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM), di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, menegaskan bahwa pemberdayaan kaum muda dan keterlibatan mereka sebagai mitra aktif dalam proses pendidikan merupakan salah satu jalan penting untuk membangun masyarakat yang sadar dan kohesif yang mampu menumbuhkan nilai-nilai perdamaian, hidup berdampingan, dan saling menghormati.
Baca selanjutnya>Paviliun Majelis Hukama Muslimin (MHM) di Pameran Buku Internasional Kairo ke-57 menyelenggarakan seminar kedua berjudul “Ilmu ‘Ilal Al-Hadits: Alat untuk Melindungi Sunnah atau Gerbang Menuju Keraguan?”. Hadir sebagai narasumber, Profesor Dr. Ahmed Ma‘bad Abdel Karim, Anggota Dewan Ulama Senior di Al-Azhar. Selaku moderator, Dr. Mohamed Ma‘bad, peneliti di Al-Azhar.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM) menyelenggarakan seminar pertama pada Pameran Buku Internasional Kairo ke-57, Jumat (23/1/2026). Seminar ini mengangkat tema “Dari Pengalaman Saya Bersama Imam Al-Amidi,” yang menampilkan Profesor Dr. Hassan Al-Shafie, Anggota Dewan Ulama Senior di Al-Azhar dan Majelis Hukama Muslimin. Selaku moderator, Dr. Mohamed Mashal, anggota fakultas di Universitas Al-Azhar.
Baca selanjutnya>



















