Majelis Hukama Muslimin (MHM), yang dipimpin oleh Grand Syekh Al Azhar, Imam Akber Prof. Ahmed Al-Tayeb, menegaskan bahwa melindungi lingkungan dan melestarikan sumber daya alam adalah tanggung jawab moral dan kemanusiaan bersama yang membutuhkan upaya internasional yang terkoordinasi untuk mengatasi tantangan lingkungan yang semakin meningkat dan mengamankan masa depan yang lebih berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM), di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, mengecam keras serangan Iran yang menargetkan Negara Kuwait dan Kerajaan Bahrain. Serangan rudal dan drone di Bandara Internasional Kuwait mengakibatkan kerusakan material yang signifikan pada terminal penumpang, satu orang dilaporkan meninggal beberapa orang cedera, selain kerusakan pada fasilitas vital, termasuk misi diplomatik. MHM juga mengecam serangan menggunakan rudal dan drone terhadap Kerajaan Bahrain.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM), di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, mengecam keras penyerbuan halaman Masjid Al-Aqsa oleh pemukim di bawah perlindungan polisi pendudukan Israel. MHM juga mengecam pengibaran bendera pendudukan di halaman masjid.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin, di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, menyampaikan ucapan selamat yang tulus kepada bangsa-bangsa Arab dan Islam, serta kepada umat Muslim di seluruh dunia, atas Hari Raya Iduladha yang penuh berkah. MHM berharap hari raya yang penuh berkah ini membawa kebaikan, kemakmuran, dan berkah bagi seluruh umat manusia.
Baca selanjutnya>Mejelis Hukama Muslimin (MHM), di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, menegaskan bahwa keragaman budaya merupakan aset manusia dan peradaban yang kaya yang berkontribusi pada peningkatan pemahaman dan pendekatan antar bangsa, serta membangun masyarakat yang lebih stabil dan toleran yang mampu menghadapi ujaran kebencian, intoleransi, dan isolasionisme.
Baca selanjutnya>



















