Sekretaris Jenderal Majelis Hukama Muslimin (MHM), Konselor Mohamed Abdelsalam, Jumat (31/5/2024), bertemu dengan Uskup Agung Canterbury, Dr. Justin Welby, di Canterbury. Dalam pertemuan tersebut, kedua tokoh ini membahas pentingnya meningkatkan peran para pemimpin agama dalam pembangunan perdamaian, terutama mengingat berbagai tantangan yang dihadapi dunia saat ini.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM), Jumat (31/5/2024), telah menyelesaikan edisi kedua Program Beasiswa Azadi di Islamabad, Pakistan, dengan meluluskan 25 pemuda dan pemudi dari berbagai aliran agama dan kepercayaan. Peserta menyelesaikan proses pelatihan khusus yang mencakup serangkaian sesi diskusi dan dialog yang dipimpin sejumlah pembicara terkemuka dari seluruh dunia, termasuk Amerika Serikat, Perancis, Inggris, Universitas Al-Azhar di Mesir, Rumania, Indonesia, dan Pakistan.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM), di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, mengutuk tindakan pendudukan Israel yang menargetkan serangan terhadap kamp-kamp pengungsi Palestina di Rafah, selatan Jalur Gaza. Hal itu telah mengakibatkan banyak korban sipil, baik korban jiwa maupun cedera.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM) yang diketuai Grand Syekh Al-Azhar Prof. Dr. Ahmed Al-Tayeb menyambut baik sikap Mahkamah Internasional (International Court of Justice/ICJ) yang meminta pendudukan Israel segera menghentikan operasi militernya di Rafah. Pendudukan Israel telah mengakibatkan semakin memburuknya kondisi kemanusiaan di Jalur Gaza.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM), Jumat (24/5/2024), menggelar diskusi panel bertajuk "Peran Lembaga Keagamaan dalam Mempromosikan Hidup Berdampingan Secara Damai". Diskusi ini digelat sebagai bagian dari Program Beasiswa Azadi, yang dimulai pada Sabtu pekan lalu di Islamabad, Pakistan.
Baca selanjutnya>
























