Majelis Hukama Muslimin (MHM), di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, menegaskan bahwa nilai-nilai perdamaian dan hidup berdampingan adalah pilar fundamental untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan di berbagai negara dan masyarakat. MHM juga menegaskan bahwa Islam menganjurkan tersebarnya perdamaian di antara umat manusia, melarang pembunuhan, kefanatikan, dan diskriminasi, serta memerintahkan persamaan hak dan kewajiban, serta menjaga harkat dan martabat setiap manusia tanpa memandang warna kulit, ras, atau agama.
Baca selanjutnya>Paviliun Dewan Sesepuh Muslim di Pameran Buku dan Penerbitan Internasional Rabat Menyambut Tokoh Intelektual dan Budaya, Memuji Upaya Dewan dalam Mempromosikan dan Meningkatkan Nilai-Nilai Toleransi dan Hidup Berdampingan
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM) melanjutkan program kebudayaannya pada Pameran Penerbitan dan Buku Internasional 2024 di Rabat, Selasa (14/5/2024). MHM menggelar seminar bertajuk: "Perbedaan Sejarah dalam Bangsa: Kritik dan Pandangan ke Depan”.
Baca selanjutnya>Grand Syekh Al Azhar yang juga Ketua Majelis Hukama Muslimin (MHM), Imam Akbar Ahmed Al Tayeb, menerima kunjungan Menteri Administrasi Publik dan Urusan Politik Republik Sierra Leone, Amara Kallon beserta jajarannya, Selasa (14/5/2024). Kunjungan delegasi ini untuk membahas upaya meningkatkan kerja sama timbal balik antardua pihak.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM) menyelenggarakan seminar pada Pameran Buku dan Penerbitan Internasional ke-29 di Rabat bertajuk "Pertemuan Antaragama di Al-Andalus dan Maroko: Menjelajahi Interaksi Muslim-Kristen." Seminar ini menghadirkan narasumber, Direktur Pusat Penelitian Perdamaian Al-Hokama, Dr. Samir Boudinar, Profesor Studi Maroko dan Andalusia di Fakultas Sastra dan Humaniora di Universitas Abdelmalek Essaâdi di Tetouan, Dr. Jaafar Ben El Haj Soulami, dan peneliti sejarah Maroko, Al-Andalus, dan studi Sufi, Dr. Mohamed Reda Boudchar.
Baca selanjutnya>
























