Sekretaris Jenderal Majelis Hukama Muslimin (MHM) Konselor Mohamed Abdelsalam, menekankan bahwa tantangan yang dihadapi dunia tidak terbatas pada ekonomi, lingkungan, dan teknologi. Lebih dari itu, tantangan dunia mencakup aspek kehidupan manusia lainnya, termasuk perang dan konflik di banyak wilayah. Dia menyoroti kebutuhan mendesak bagi tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk memainkan peran yang lebih signifikan dalam meningkatkan peluang mengakhiri konflik-konflik ini.
Baca selanjutnya>Sekretaris Jenderal Majelis Hukama Muslimin (MHM), Konselor Mohammed Abdelsalam, menyampaikan ucapan selamat kepada Profesor Dr. Qutb Sano, anggota MHM dan Sekretaris Jenderal Akademi Fiqih Islam Internasional di Jeddah, atas kemenangannya dalam sesi perdana Penghargaan Buku Arab Doha Tahun 2024 bidang Humaniora dan Syari'at.
Baca selanjutnya>Sekretaris Jenderal Majelis Hukama Muslimin (MHM), Konselor Mohamed Abdelsalam, menegaskan bahwa Dokumen Persaudaraan Manusia, yang disampaikan kepada dunia oleh Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Ahmed Al-Tayeb, dan Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus, dari Abu Dhabi pada 2019, adalah pesan yang terus berkembang dan telah mengkatalisasi berbagai inisiatif global. Hal ini telah memicu berbagai inisiatif global dan mengilhami upaya kolaboratif lebih lanjut untuk menegakkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dan cita-cita kemanusiaan yang inklusif, sebagai respons terhadap narasi intoleransi, kebencian, diskriminasi, dan Islamofobia. Upaya berkelanjutan ini akan dilakukan secara kolektif, melalui kemitraan dengan lembaga-lembaga global.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM), yang dipimpin Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Ahmed Al-Tayeb, mengecam dua serangan teroris di Burkina Faso. Satu serangan menargetkan sebuah masjid di bagian timur negara itu, yang mengakibatkan kematian puluhan orang, sebagian besar adalah laki-laki yang sedang salat.
Baca selanjutnya>Sekretaris Jenderal Majelis Hukama Muslimin (MHM) Konselor Mohamed Abdelsalam, bertemu dengan Ketua Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Abu Dhabi, Mohamed Khalifa Al Mubarak, Selasa (27/2/2024). Keduanya membahas cara meningkatkan kerja sama bidang dialog, hidup berdampingan, dan persaudaraan manusia. Mereka menekankan pentingnya budaya dalam menanamkan nilai-nilai perdamaian dan hidup berdampingan (koeksistensi) di antara manusia dan masyarakat.
Baca selanjutnya>
























