TGB: Rasulullah Pribadi Pemaaf dan Toleran

TGB: Rasulullah Pribadi Pemaaf dan Toleran

Anggota Komite Eksekutif Majelis Hukama Al-Muslimin (MHM) Tuan Guru Bajang (TGB) Dr. H Zainul Majdi mengatakan bahwa Rasulullah saw memiliki akhlak dan kepribadian yang mencerahkan, baik bagi orang yang dekat dengannya maupun jauh, baik muslim maupun bukan muslim.

Baca selanjutnya>
TGB Ajak Alumni Al-Azhar Terus Kampanyekan Moderasi Islam

TGB Ajak Alumni Al-Azhar Terus Kampanyekan Moderasi Islam

Tuan Guru Bajang (TGB) HM Zainul Majdi mengajak para alumni Al-Azhar di Indonesia untuk terus mengampanyekan moderasi Islam. Ajakan ini disampaikan TGB yang juga Ketua Umum Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Cabang Indonesia ini saat menghadiri dan memberikan sambutan pada pelantikan pengurus OIAA Kantor Jawa Timur periode 2021-2026.

Baca selanjutnya>
Membaca Kembali Pernyataan Bersama Dewan Gereja Sedunia dan Majelis Hukama 

Membaca Kembali Pernyataan Bersama Dewan Gereja Sedunia dan Majelis Hukama 

Pada akhir September 2016, terjadi pertemuan antara Dewan Gereja-gereja Sedunia (World Council of Churches atau WCC) dengan Majelis Hukama Muslimin (MHM) yang dipimpin oleh Syekh Al-Azhar Imam Akbar Ahmad Al-Tayyeb. Pertemuan ini berlangsung di gedung WCC, Jenewa, Swiss

Baca selanjutnya>
Imam Akbar Al-Tayeb: Al-Azhar Konsisten Kirim Duta Dakwah Moderat

Imam Akbar Al-Tayeb: Al-Azhar Konsisten Kirim Duta Dakwah Moderat

Syekh Al-Azhar Imam Akbar Ahmad Al-Tayeb mengatakan bahwa Al-Azhar Kairo terus istiqamah dalam tugas pendidikan dan dakwah pemahaman keagamaan yang moderat. Menurutnya, Al-Azhar terus mengirim duta pendidik dan dakwah ke berbagai negara, termasuk di Benua Afrika.

Baca selanjutnya>
Sekjen HCHF Nilai Persahabatan Syekh Al-Azhar dan Sri Paus Cerahkan Sejarah Modern

Sekjen HCHF Nilai Persahabatan Syekh Al-Azhar dan Sri Paus Cerahkan Sejarah Modern

Sekjen Higher Committee of Human Faternity (HCHF) atau Komite Tinggi Persaudaraan Manusia Mohammad Abdel Salam mengapresiasi persahabatan Syekh Al-Azhar Imam Akbar Ahmed Al-Tayeb dengan Sri Paus Fransiskus. Menurutnya, persahabatan kedua tokoh agama ini mencerahkan bagi sejarah modern.

Baca selanjutnya>