Majelis Hukama Muslimin (MHM) tahun ini kembali menggelar program Syiar Ramadan dengan mengirim beberapa delegasi ke sejumlah provinsi di Indonesia. Salah satu delegasi dari MHM adalah Syekh Mohamed Mahmoed Salama Mohamed, seorang pendakwah jebolan Universitas Al-Azhar, Mesir.
Baca selanjutnya>Delegasi Majelis Hukama Muslimin (MHM) asal Al Azhar Kairo, Dr. Sara Atha Amin Mohammed, berbagi pengetahuan dalam talkshow bertajuk ‘Pengaruh Al-Quran Terhadap Pembentukan Pribadi Seorang Ibu Dalam Mendidik Generasi Muda Yang Rabbani’. Acara ini berlangsung di Masjid At Tsauroh Serang – Banten, Rabu (4/3/2025)
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM), di bawah kepemimpinan Imam Akbar Profesor Dr. Ahmed Al-Tayeb, Grand Syekh Al-Azhar, menekankan bahwa perayaan Hari Perempuan Internasional menghadirkan kesempatan penting untuk mengakui peran mendasar perempuan dalam membangun bangsa. Menyoroti bahwa perempuan adalah mitra laki-laki dan mitra penting dalam perjalanan kemajuan dan pembangunan, MHM menyerukan pemberdayaan perempuan dan anak perempuan untuk sepenuhnya mencapai hak-hak mereka dan untuk mendukung dan meningkatkan kemampuan mereka.
Baca selanjutnya>Dewan Menteri Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), dalam sidang ke-163 yang diadakan di Mekkah, Arab Saudi, Sabtu (8/3/2025), mengapresiasi Kerajaan Bahrain atas penyelenggaraan perdana Konferensi Dialog Intra-Islam pada Februari 2024. Acara tersebut diselenggarakan atas dukungan penuh Raja Hamad bin Isa Al Khalifa, Raja Bahrain. Helat itu juga dihadiri Profesor Dr. Ahmed Al-Tayeb, Grand Syekh Al-Azhar dan Ketua Majelis Hukama Muslimin (MHM), bersama lebih dari 400 cendekiawan dan intelektual yang mewakili berbagai mazhab Islam.
Baca selanjutnya>Dr. Ahmed bin Abdulaziz Al Haddad, Anggota Majelis Hukama Muslimin (MHM), Anggota Dewan Fatwa UEA, Mufti Senior dan Direktur Departemen Fatwa di Dubai, menegaskan bahwa Islam adalah agama yang mendorong dialog dan keterlibatan, baik dengan mereka yang setuju maupun yang tidak setuju. Dialog adalah satu-satunya cara untuk memahami orang lain. Itulah sebabnya dialog telah menjadi pilar mendasar dakwah Islam.
Baca selanjutnya>
























