Sekretaris Jenderal Majelis Hukama Muslimin (MHM) memuji peran penting seni dalam meningkatkan kesadaran tentang berbagai tantangan dan masalah yang dihadapi manusia, termasuk perubahan iklim. Hal ini disampaikan Sekjen MHM saat ikut meresmikan proyek seni rupa internasional "Mother Nature," di Baku-Azerbaijan, Minggu (17/11/2024).
Baca selanjutnya>Paviliun Iman pada COP29 menyelenggarakan sejumlah sesi dialog pada hari keempat, Sabtu (16/11/2024). Kajian ini berfokus pada peran agama dalam mengatasi perubahan iklim dan tantangan ekonomi terkait.
Baca selanjutnya>Hari Toleransi Internasional, MHM Serukan Upaya Menumbuhkan Nilai Koeksistensi dan Menolak Kekerasan
Majelis Hukama Muslimin di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, menyerukan kepada para pemimpin dunia dan masyarakat untuk memprioritaskan pembinaan toleransi dan hidup berdampingan (koeksistensi), sambil menolak semua bentuk kekerasan dan konflik yang mengganggu stabilitas masyarakat dan menghabiskan sumber daya mereka. Sebab, tantangan-tantangan ini menimbulkan ancaman serius bagi masa kini dan masa depan generasi mendatang.
Baca selanjutnya>Hari ketiga Paviliun Iman di COP29, Jumat (15/11/2024), menyelenggarakan serangkaian sesi diskusi yang mempertemukan para pemimpin agama, pakar sains, dan pembuat kebijakan. Sesi-sesi ini membahas tantangan yang ditimbulkan oleh perubahan iklim, menekankan pentingnya kolaborasi antara agama dan sains.
Baca selanjutnya>Sekretaris Jenderal Majelis Hukama Muslimin (MHM), Konselor Mohamed Abdelsalam, bertemu Utusan Khusus Presiden Prabowo Subianto untuk Energi dan Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Delegasi Indonesia untuk COP29, di Baku, Azerbaijan, Hashim Djojohadikusumo, Kamis (14/11/2024).
Baca selanjutnya>
























