"Riset dan Esai” Karya Ahmed Fahmi Abu Sunnah Hadir di Stan MHM selama Pameran Buku Internasional Kairo
.
Stan Majelis Hukama Muslimin (MHM) di Pameran Buku Internasional Kairo memamerkan pilihan publikasi utama tahun 2025. Salah satunya adalah buku "Riset dan Esai” karya Cendekiawan Terkemuka Ahmed Fahmi Abu Sunnah (wafat 2003).
Melalui siaran pers, Senin (3/2/2025), MHM menjelaskan bahwa buku ini menyajikan model teladan dari para cendekiawan perintis, terutama Syeikh Ahmed Fahmi Abu Sunnah, yang terkenal karena keilmuannya yang tekun dan berwawasan luas. Cendekiawan terkemuka ini mengabdikan dirinya untuk menjaga Fiqih (yurisprudensi Islam) dan prinsip-prinsipnya, memajukan metodologinya, dan mengembangkan pendekatan pedagogisnya, meninggalkan warisan ilmiah yang layak dipelajari dan ditiru.
Buku ini mencakup berbagai macam artikel yang tersebar di sembilan bab. Bab pertama, "Di Alam Al-Quran dan Biografi Nabi," membahas topik-topik seperti transmisi Al-Quran yang berkelanjutan, implikasi dan manfaatnya, ritual-ritual ilahi, dan kejantanan Nabi Muhammad (saw). Bab kedua, "Dasar-Dasar Fiqih dan Legislasi," membahas dua pembahasan utama: "Mengintegrasikan Yurisprudensi ke dalam Kehidupan Sehari-hari" dan "Melindungi Yurisprudensi Islam."
Bab ketiga berfokus pada tujuan legislasi, membahas tujuan Syariah, kepentingan mendasar yang membentuk putusan, memahami tujuan dan manfaat putusan tersebut, maksud pembuat undang-undang di balik putusan, tujuan estetika, perspektif historis tentang tujuan, menilai manfaat dan bahaya, kriteria untuk mengevaluasi manfaat dan bahaya, dan perbedaan antara kepentingan yang sah, rasional, dan sensual. Bab ini juga mengkaji kriteria manfaat dan bahaya dari perspektif ulama Sunni dan Mu'tazilah, serta bukti yang mendukung tujuan Syariah.
"Dengan judul 'Dasar-Dasar Yurisprudensi,' bab keempat buku ini membahas tentang prioritas kepentingan mutlak atas Al-Quran dan Sunnah, yang membingkainya sebagai undang-undang yang didasarkan pada keinginan. Bab kelima membahas teori politik Islam, dengan fokus pada peran konstitusi negara dari sudut pandang Islam."
Dengan judul "Dasar-Dasar Yurisprudensi," bab keempat buku ini membahas tentang prioritas manfaat menyeluruh atas Al-Quran dan Sunnah. Bab kelima membahas teori politik Islam, dengan fokus pada peran konstitusi negara dari sudut pandang Islam.
Bab keenam menawarkan penelitian mendalam tentang yurisprudensi Islam, yang membahas topik-topik seperti definisi kepemilikan dalam Islam, pendaftaran publik transaksi dalam kerangka hukum dan Syariah, konsep penyalahgunaan dalam menjalankan hak, dan pentingnya keadilan dalam transaksi keuangan sebagai tujuan Islam. Buku ini juga membahas apakah suntikan intramuskular dan intravena membatalkan puasa dan mengkaji hukum agama tentang perawatan yang melibatkan transfusi darah atau transplantasi organ atau bagian tubuh.
Bab ketujuh menyelidiki berbagai masalah yang terkait dengan riba dan hal-hal yang relevan. Bab ini mencakup riba dan simpanan perbankan melalui lensa fakta dan bukti yurisprudensial, kritik dan tinjauan mengenai riba, keuntungan dari simpanan investasi, dan prinsip-prinsip sertifikat investasi dalam lingkup yurisprudensi Islam, membedakan antara apa yang diizinkan dan apa yang dilarang.
Bab kedelapan menyelidiki berbagai topik dengan judul "Dari Yurisprudensi Al-Qur'an dan Sunnah: Diskusi tentang Masalah Yurisprudensi." Bab ini mengkaji berbagai masalah seperti hukuman yang tepat untuk debitur yang menunggak, yang menurutnya harus berupa penjara daripada denda finansial; kewajiban zakat atas pendapatan real estat; putusan tentang zakat real estat; peraturan tentang jilbab wanita dan perwalian hukumnya; dan penyelesaian konflik antara Al-Qur'an dan Sunnah, bersama dengan tanggapan terhadap berbagai pertanyaan ilmiah.
Bab kesembilan dan terakhir mengeksplorasi tema-tema dalam ekonomi Islam, yang membahas tiga bidang utama: sifat hakiki dan realitas praktis ekonomi Islam; peran asuransi selama keadaan darurat dan bencana dari sudut pandang Islam dan ekonomi; dan analisis bank dan perusahaan Islam.
MHM berpartisipasi dengan stan khusus di Pameran Buku Internasional Kairo ke-56, dari 23 Januari hingga 5 Februari 2025. Stan tersebut menampilkan berbagai macam publikasi terkemuka MHM, selain menyelenggarakan serangkaian seminar, kegiatan, dan acara yang difokuskan pada promosi nilai-nilai kebaikan, cinta, kedamaian, dan koeksistensi komunal di antara semua orang.
Stand MHM di Pameran Buku Internasional Kairo terletak di sebelah stand Al-Azhar Al-Sharif, di Heritage Hall (Aula No. 4), di Pusat Pameran Internasional Mesir di Permukiman Kelima.