Hari Persaudaraan Manusia Internasional, Sekjen MHM: Perbarui Tekad dan Komitmen Majukan Nilai Dokumen Persaudaraan
Sekjen MHM Konselor Mohamed Abdelsalam
Sekretaris Jenderal Majelis Hukama Muslimin, Konselor Mohamed Abdelsalam, menegaskan bahwa Uni Emirat Arab, di bawah kepemimpinan Yang Mulia Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, Presiden UEA, berdiri sebagai model perintis dalam mempromosikan nilai-nilai dialog, toleransi, hidup berdampingan secara damai, dan persaudaraan manusia sambil menolak ujaran kebencian, ekstremisme, fanatisme, dan diskriminasi.
Melalui siaran pers, Selasa (4/2/2025), berkenaan peringatan Hari Persaudaraan Manusia Internasional, Sekretaris Jenderal MHM menekankan bahwa 'Dokumen Persaudaraan Manusia', mewakili tonggak paling signifikan dalam sejarah dialog antaragama di era modern. Ia menyerukan upaya yang lebih intensif untuk menyebarkan nilai-nilai niat baik, cinta, dan hidup berdampingan (koeksistensi).
Sekjen MHM menambahkan bahwa saat dunia memperingati Hari Persaudaraan Manusia Internasional, ada tekad baru untuk terus memajukan nilai-nilai kemanusiaan yang luhur yang diabadikan dalam Dokumen yang ditandatangani Grand Syekh Al Azhar dan Paus Fransiskus di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada 4 Februari 2019.
Menurut Konselor Abdelsalam, upaya mendalam dari dua pemimpin agama paling terkemuka di dunia ini telah mempersembahkan dokumen luar biasa kepada umat manusia. Hal itu dilakukan pada saat dunia sangat membutuhkan suara agama untuk mempromosikan dialog, toleransi, dan hidup berdampingan secara damai.
Sekretaris Jenderal juga menyampaikan penghargaan dan rasa hormatnya yang terdalam kepada semua orang yang percaya pada visi Dokumen Persaudaraan Manusia serta mereka yang mendukung dan memperkenalkannya kepada dunia sebagai mercusuar yang menerangi jalan umat manusia menuju masa depan yang lebih baik. Yaitu, masa di mana semua orang dapat hidup dalam keamanan dan kedamaian di bawah payung persaudaraan manusia.