Konferensi Pemuda untuk Perdamaian di Indonesia, Sekjen MHM: Pemuda Harapan Masa Depan Kemanusiaan Lebih Baik
Sekjen MHM Konselor Mohamed Abdelsalam
Sekretaris Jenderal Majelis Hukama Muslimin (MHM), Konselor Mohamed Abdelsalam, menyampaikan sambutan pada Konferensi Pemuda untuk Perdamaian yang diadakan di Jakarta, Indonesia, Sabtu (28/10/2023). Kegiatan ini digelar sebagai rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Melalui rekaman video, Sekjen MHM menekankan bahwa dunia Islam sedang menghadapi tantangan signifikan terkait dengan perdamaian manusia, sosial, dan internasional.
"Pemuda adalah pemimpin masa depan dan pencipta perdamaian. Pemuda menjadi dasar dibangunnya harapan dan nilai-nilai perdamaian yang tertanam dalam berbagai masyarakat dan komunitas," pesan Konselor Abdelsalam.
"Pemuda mewakili secercah harapan untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi umat manusia," sambungnya.
Sekretaris Jenderal MHM menyampaikan kegembiraannya dapat berpartisipasi dalam Konferensi Pemuda untuk Perdamaian. Menurutnya, ini merupakan pertemuan terhormat bagi para pemuda Indonesia.
"Indonesia telah dan terus menjadi sumber inspirasi bagi banyak bangsa dalam hidup berdampingan secara damai, persaudaraan kemanusiaan, dan menyebarkan harapan di antara semua," tegasnya.
Konselor Abdelsalam juga menjelaskan bahwa sejak didirikan di Abu Dhabi pada 2014, MHM terus berupaya untuk mendorong perdamaian, baik di masyarakat Muslim maupun non-Muslim. MHM juga terus menyebarkan dan meningkatkan nilai-nilai dialog, toleransi, dan persaudaraan kemanusiaan.
"Hal ini dicapai melalui berbagai inisiatif dan kegiatan yang mempertemukan generasi muda, memanfaatkan potensi mereka dan meningkatkan kontribusi positif mereka terhadap komunitasnya. Misalnya melalui Emerging Peacemakers Forum, program Dialog Mahasiswa untuk Persaudaraan Manusia, Duta Perdamaian, dan lain-lain," sebutnya.
Sekjen MHM juga menunjukkan bahwa pemuda Muslim sedang menghadapi fase yang penuh tantangan dengan banyak hambatan yang signifikan untuk menonjolkan peran mereka sebagai pionir perdamaian, membawa obor perdamaian dan kebaikan bagi semua, khususnya dalam menghadapi krisis global. perang dan konflik.
Konselor Abdelsalam juga menyerukan kepada kaum muda untuk bekerja sama mempromosikan nilai-nilai perdamaian, keadilan, dan hidup berdampingan di antara semua orang, mengambil inspirasi dari nilai-nilai luhur yang dituangkan dalam Dokumen bersejarah Persaudaraan Manusia yang ditandatangani Imam Akbar Dr. Ahmed El- Tayeb, dan Paus Fransiskus dari Gereja Katolik, pada 2019.