Majelis Hukama Muslimin Ikuti Pameran Buku Internasional Rabat 2025
.
Majelis Hukama Muslimin (MHM) berpartisipasi pada Pameran Buku Internasional Rabat edisi ke-30, yang diselenggarakan dari 17 - 27 April 2025. Partisipasi ini sejalan dengan misi MHM untuk mempromosikan perdamaian, memperkuat nilai-nilai dialog dan toleransi, serta membangun jembatan kerja sama dan koeksistensi manusia.
Melalui siaran pers, Kamis (17/4/2025), MHM menjelaskan bahwa sepanjang pameran, akan memamerkan lebih dari 250 publikasi intelektual dan budaya yang beragam, termasuk beberapa rilis terbaru dari Penerbitan Al-Hokama di 2025. Selain itu, sejalan dengan upaya mendorong dialog intra-Islam, pavilion MHM di Pameran Buku Internasional Rabat juga akan menyajikan beberapa karya yang membahas isu penting ini, termasuk Manajemen Konflik di Dunia Muslim karya Dr. Idris Qasim, seorang peneliti dalam kebijakan luar negeri dan doktor hukum publik, dan Isu-isu Perpecahan Umat menjadi Sunni dan Syiah karya pemikir Islam Dr. Ilyas Belka.
Paviliun MHM juga akan menampilkan lebih dari 20 karya Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Prof. Dr. Ahmed Al-Tayeb. Karya-karya ini bertujuan untuk menyoroti toleransi Islam dan kekayaan warisan intelektual dan filosofisnya. Judul-judul buku tersebut antara lain: Al Qawl Al Tayeb, From My Old Notebooks, An Opinion on East-West Dialogue, An Introduction to the Study of Ancient Logic, Discourse on Causes and Intentions, On Sufi Theological Terminology, Heritage and Renewal, For the Sake of Peace, Perspectives on Imam Al-Ash’ari’s Thought, Manners and Values, Toward Contemporary Jurisprudential Reasoning, serta Lady Aisha, Mother of the Believers.
Selain itu, paviliun MHM juga akan menawarkan beberapa publikasi penting, termasuk Love in the Holy Qur’an karya Prince Ghazi Al-Hashemi (Anggota MHM), The Pope and the Grand Imam: A Thorny Path karya Konselor Mohammed Abdelsalam (Sekjen MHM); Rules of Understanding and Mutual Comprehension in Thought and Language karya Dr. Mustafa Benhamza (Anggota MHM), Muslims at a Crossroads karya Dr. Mahmoud Hamdi Zaqzouq; serta Horizons of Mutual Recognition in Morocco and Andalusia karya Dr. Jaafar Ibn Al-Haj Al-Salami.
Menyadari pentingnya penerjemahan sebagai jembatan antara peradaban untuk komunikasi yang konstruktif, MHM terus berupaya keras menerjemahkan banyak buku yang bertujuan untuk mempromosikan perdamaian. Tahun ini, MHM akan menyajikan beberapa karya terjemahan, termasuk The Voice of Change, Shared Global Values and the Making of International Peace yang disusun oleh sejumlah peneliti, serta publikasi terjemahan lainnya seperti Confronting Islamophobia in Europe karya beberapa peneliti, Islam and Good Governance karya Prof. Dr. Muqtader Khan, dan Islam, the West, and Tolerance: Realizing Coexistence karya Aaron Tyler.
Paviliun MHM pada Pameran Buku Internasional Rabat juga akan menyelenggarakan berbagai kegiatan budaya dan intelektual yang berfokus pada isu-isu utama, seperti mempromosikan perdamaian, koeksistensi manusia, menyebarkan nilai-nilai dialog, dan memperkuat persatuan dan solidaritas dunia Muslim. Paviliun MHM (D47) dapat ditemukan di arena OLM Souissi di ibu kota Maroko, Rabat.