Menumbuhkan Rasa Persaudaraan Antarumat Manusia
KH Ulil Abshar Abdalla (Ketua PBNU)
Islam menganjutkan kita untuk membangun persaudaraan antarmanusia. Persaudaraan yang harus kita tegakkan bukan saja perasudaraan antarumat Islam atau persaudaraan antarbangsa, tapi persaudaraan yang lebih luas lingkupnya, yaitu persaudaraan antarumat manusia.
Di dalam Al-Qur’an ada sebuah ayat yang sangat baik menjadi pengingat kita. Allah berfirman dalam surat Al Hujurat ayat 13:
يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَاۤىِٕلَ لِتَعَارَفُوْا ۚ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْ ۗاِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ
Wahai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan. Kemudian, Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Teliti. (Al-Ḥujurāt [49]:13)
Undangan manusia ini mencakup semua orang dari berbagai golongan. Kalian diciptakan Allah bersuku-suku, berbangsa-bangsa, bergolongan supaya saling berkenalan.
Sayyidina Ali pernah mengucapkan statement yang menarik dan penting.
الناس صنفان إما أخ لك في الدين وإما نطير لك في الخلق
Manusia ada dua golongan, ada yang sama dengan engkau dalam soal agama, sesama muslim, dan orang yang sesama makhluk. Keduanya adalah saudara. Inilah pentingnya kita membangun persaudaraan kemanusiaan.
Kita tidak hanya membantun persaudaraan yang hanya terbatas antarumat seagama, tetapi kita juga harus mengembangkan persaudaraan antarumat manusia. Ini adalah bagian dari ajaran agama kita. Mari kita membangun persaudaraan dengan orang-orang lain yang beda dengan kita karena meraka adalah sama dengan kita sebagai sesama manusia.