MHM Cabang Asia Tengah Gelar Lokakarya Etika AI di Astana, Kazakhstan
Majelis Hukama Muslimin (MHM) Cabang Asia Tengah bekerja sama dengan Universitas Nasional Eurasia L.N. Gumilyov dan Senat Parlemen Republik Kazakhstan, menyelenggarakan lokakarya regional bertajuk "Kecerdasan Buatan dan Etika: Masa Depan yang Berkelanjutan" pada 26 Februari 2025 di Astana. Acara perintis ini mempertemukan para pembuat kebijakan, akademisi, dan pemimpin industri dari seluruh Asia Tengah untuk mengeksplorasi dimensi etika kecerdasan buatan dan perannya dalam pembangunan berkelanjutan.
Lokakarya ini menampilkan tokoh-tokoh terkemuka seperti Rektor Universitas Nasional Eurasia L.N. Gumilyov Sydykov Yerlan Battashevich, Wakil Ketua Senat Zhakip Kazhmanovich Asanov, dan Direktur Dewan Tetua Muslim – Asia Tengah Mohamed Elamin Atta Amin Mohamed. Acara ini juga mempertemukan para pakar dari Kazakhstan, Uzbekistan, Kirgistan, dan Rusia untuk membahas tata kelola kecerdasan buatan, hak asasi manusia, dan aplikasi inovatif dalam pendidikan, perawatan kesehatan, dan kerja sama regional.
Acara ini juga menampilkan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Universitas Nasional Eurasia L.N. Gumilyov dan cabang Asia Tengah Dewan Tetua Muslim, yang memperkuat komitmen mereka untuk terus berkolaborasi dalam etika dan inovasi kecerdasan buatan.
Lokakarya ini bertujuan untuk mengatasi tantangan etika kritis yang ditimbulkan oleh kecerdasan buatan, termasuk privasi data, akuntabilitas, dan mitigasi bias, sekaligus mempromosikan model tata kelola yang memastikan keadilan dan inklusivitas. Topik akan mencakup perlindungan data biometrik, pembuatan data medis sintetis, dan potensi digital bahasa Kazakh, yang mencerminkan prioritas teknologi dan budaya di kawasan tersebut. Prakarsa ini sejalan dengan misi MHM untuk mendorong dialog dan kemajuan etika, memperluas pengaruhnya dari kerukunan antaragama hingga kemajuan teknologi yang bertanggung jawab.
"Kecerdasan Buatan dan Etika: Masa Depan yang Berkelanjutan" ditutup dengan deklarasi lokakarya, yang menegaskan komitmen bersama untuk pengembangan kecerdasan buatan yang bertanggung jawab. Dengan mendorong kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan industri, acara ini berjanji memberikan rekomendasi kebijakan yang dapat ditindaklanjuti bagi Kazakhstan dan Asia Tengah, memperkuat peran inovasi etis dalam membangun masa depan yang lebih inklusif.