MHM dan SKSG UI Gelar Seminar Ikhtiar Indonesia untuk Perdamaian Dunia
Direktur MHM Cabang Indonesia Muchlis M Hanafi
Majelis Hukama Muslimin (MHM) cabang Indonesia bekerja sama dengan Sekolah Kajian Strategik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia (UI) menggelar seminar nasional bertajuk “Ikhtiar Indonesia untuk Perdamaian Dunia”.
Seminar yang berlangsung di kampus UI Salemba ini menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain: Anggota Komite Eksekutif MHM TGB M Zainul Majdi, Ketua MUI bidang Hubungan Internasional Prof Sudarnoto Abd Hakim, dan Guru Besa UI Prof M Lutfi Zuhdi.
Direktur MHM cabang Indonesia Muchlis M Hanafi mengatakan seminar digelar sebagai upaya menggali beragam informasi dan rumusan tentang peran penting yang bisa dimainkan Indonesia dalam menjaga pedamaian dunia. Menurutnya, Islam di Indonesia saat ini menjadi perhatian dunia. Untuk itu, MHM yang berkantor pusat di Abu Dhabi membuka cabang di Indonesia.
Muchlis lalu mengisahkan pertemuan pada Desember 2021, antara Sekjen MHM saat itu, Sultan Al-Rumaithi dengan Wakil Presiden Ma’ruf Amin di Jakarta. Dalam kesempatan itu, kata Muchlis, Sekjen MHM mengatakan bahwa kehadirannya untuk belajar toleransi dari masyarakat Indonesia.
“Sekjen MHM saat itu menyampaikan bahwa salah satu misi dibukannya kantor cabang di Indonesia adalah untuk mengenalkan pengalaman dan pengetahuan tentang praktik koeksistensi, bagaimana Indonesia bisa membangun kerukunan dan harmoni, agar bisa diketahui juga oleh publik, termasuk di Timur Tengah,” terang Muchlis saat memberikan sambutan pada pembukaan seminar di Jakarta, Kamis (15/12/2022).
“Saat itu, Sekjen MHM juga mengatakan bahwa kita datang bukan untuk mengajari orang Indonesia tentang toleransi, tapi justru ingin menimba pengetahuan dan pengalaman tentang praktik harmoni dan persaudaraan yang ada di Indonesia untuk dikenalkan ke dunia luar,” sambungnya.
Di hadapan peserta seminar, Muchlis menjelaskan bahwa MHM adalah lembaga internasional berbadan hukum yang berpusat di Abu Dhabi. MHM Didirikan oleh sejumlah ulama dan cendekiawan muslim dari berbagai negara. Saat ini, MHM dipimpin oleh Grand Syekh Al-Azhar, Prof Dr Ahmed Al Tayeb, dan beranggotakan para tokoh dan ulama dari berbagai negara. Salah satunya yang masuk sebagai pendiri dan angota MHM adalah Prof Quraish Shihab. Semantara TGB M Zainul Majdi tercatat Sebagai anggota komite eksekutif di Kesekjenan MHM.
“Ini adalah sebuah organisasi atau lembaga internasional yang sejak dideklarasikan pada 2014 memiliki perhatian cukup tinggi untuk merekatkan persaudaraan kemanusiaan dan membangun perdamaian global. Pada titik inilah kita bertemu, dan terjadilah kegiatan atas kerja sama MHM dan SKSG UI siang ini,” sebutnya.
Dijelaskan Muchlis, fenomena Arab Spring sejak 2011 di Timur Tengah, yang dirasakan dampaknya sampai sekarang, dan beragam persoalan di sejumlah negara muslim, menjadi keprihatinan sekaligus perhatian para cendekiawan untuk mencari solusi. MHM lalu terlibat dalam upaya-upaya dialog dengan sejumlah pihak yang berkonflik. Misalnya di Afrika dan Myanmar. MHM berupaya memfasilitasi dialog antara para pihak yang berkonflik untuk mendiskusikan upaya menciptakan suasana damai dalam kehidupan bermasyarakat.
“Oleh karena itu, kata kunci persaudaraan kemanusiaan, toleransi, koeksistensi, inilah yang selalu mengemuka dalam berbagai forum MHM di berbagai tempat. Terakahir, MHM menyelenggaarkan Forum Dialog Bahrain pada 23 November 2022. Sebelumnya, dialog digelar di Kazakhstan,” urainya.
Grand Syekh Al-Azhar dan Paus Frasiskus, kata Muchlis, selalu hadir. Kedua tokoh ini pada 4 Februari 2019, mencatat sejarah dengan menandatangani sebuah dokumen Persaudaraan Kemanusiaan yang kemudian tanggal penandatanganannya ditetapkan Sebagai Hari Persaudaraan Manusia Internasional oleh PBB. “Setiap tahun, MHM selalu memberikan penghargaan atau award Persaudaraan Kemanusiaan. Terakhir, penerimanya adalah Raja Jordania,” ucapnya.
Di Indonesia, kantor cabang Indonesia baru mulai beroperasi pada September 2021. Sampai saat ini masih bersifat kantor virtual yang diresmikan 15 Desember 2021. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan membuka kantor faktual di Jakarta. Insya Allah dalam beberapa bulan ke depan sudah akan diremikan kantor cabang MHM di Indonesia,” tandasnya.