MHM Gelar Buka Puasa Bersama bagi Pemimpin Agama di Pakistan
.
Majelis Hukama Muslimin (MHM) menyelenggarakan Buka Puasa Bersama bagi para pemimpin dan tokoh agama di Pakistan, Minggu (23/3/2025). Hadir, para pemimpin dan tokoh terkemuka dari berbagai agama, serta menteri, pejabat, dan akademisi. Inisiatif ini merupakan bagian dari misi MHM untuk mempromosikan nilai-nilai dialog, hidup berdampingan secara damai, dan persaudaraan manusia.
Tahun ini adalah kali kedua acara Buka Puasa Bersama yang disaksikan para tokoh terkemuka, termasuk Makhdoom Zada (Menteri Provinsi Khyber Pakhtunkhwa), Noor-ul-Haq Qadri (mantan Menteri Federal untuk Urusan Agama), Pendeta Nadeem Kamran (Uskup Umum Gereja Evangelis di Pakistan), Ayatollah Javed Iqbal (ulama Syiah terkemuka), Dr. Muhammad Zia-ul-Haq (Sekretaris Jenderal Institut Penelitian Islam), Tn. Haroon Sarab Diyal (pemimpin Hindu dan Presiden Pakistan World Religion Foundation), Dr. Qibla Ayaz (mantan Ketua Council of Islamic Ideology), dan Profesor Dr. Kalyan Singh (seorang akademisi Sikh).
Acara tersebut juga menyambut kehadiran perwakilan dari kelompok minoritas agama, antara lain: Arun Kumar (Koordinator Hindu Council), Sardar Ranjit Singh (mantan anggota parlemen lokal), dan Christopher Sharaf (Koordinator program Saiban Pakistan untuk kelompok minoritas Kristen).
Di antara para hadirin, ada juga sejumlah akademisi terkemuka, termasuk Dr. Rashid Ahmad (Direktur Sheikh Zayed Islamic Centre di Peshawar) dan Dr. Muhammad Abdullah (Direktur Sheikh Zayed Centre di University of Lahore). Acara tersebut dihadiri oleh para pimpinan universitas, tokoh budaya dan media, serta perwakilan dari kementerian wakaf, urusan agama, lingkungan hidup, dan pendidikan, serta perwakilan pemuda dari berbagai agama dan organisasi internasional yang beroperasi di Pakistan.
Para peserta menyampaikan ucapan selamat kepada MHM, di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Prof. Dr. Ahmed Al-Tayeb, berkenaan ulang tahun MHM yang ke-11. Mereka memuji upaya MHM dalam mempromosikan nilai-nilai toleransi, hidup berdampingan, dan perdamaian, serta menyoroti pentingnya menanamkan nilai-nilai ini pada generasi mendatang untuk membangun jembatan komunikasi antara para pengikut agama yang berbeda.
Dr. Kalyan Singh memuji peran MHM dalam membina kerukunan antaragama dan mengatasi tantangan kemanusiaan global. Sementara Rt. Pendeta Nadeem Kamran dan Tn. Haroon Diyal mengapresiasi kontribusi MHM di Pakistan. Ayatollah Javed Hussain menyoroti keberhasilan Konferensi Dialog Intra-Islam pertama, yang diselenggarakan bersama oleh MHM dan Kerajaan Bahrain pada Februari 2025. Selain itu, Dr. Zia-ul-Haq menegaskan dampak nyata MHM di panggung global melalui upayanya di forum-forum internasional.
Pertemuan ini menegaskan kembali komitmen Majelis Hukama Muslimin untuk membina dialog antaragama dan saling pengertian. Ini merupakan bagian dari serangkaian inisiatif yang lebih luas oleh MHM yang bertujuan untuk membangun perdamaian global melalui dialog dan kerja sama di antara para pengikut agama dan budaya yang berbeda.