MHM Indonesia Sampaikan Keprihatinan Mendalam atas Bencana Alam di Aceh dan Sumatra
.
Majelis Hukama Muslimin (MHM) Cabang Indonesia menyampaikan duka cita dan keprihatinan mendalam atas musibah banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Bencana ini berlangsung hampir satu pekan dan telah mengakibatkan ratusan korban meninggal dunia, puluhan orang hilang, serta memaksa banyak sekali warga mengungsi.
Kepala Kantor MHM Cabang Indonesia, Muchlis M. Hanafi, menyatakan keprihatinan MHM atas bencana yang membawa kerugian besar ini. MHM mengajak seluruh pihak untuk bersatu dan bergotong royong dalam memberikan bantuan serta meringankan beban penderitaan masyarakat yang terdampak musibah.
“Seraya mengharap pertolongan Allah Swt., MHM mengajak semua pihak untuk turut serta membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak,” ujar Muchlis M Hanafi, Minggu (30/11/2025).
Menurutnya, peristiwa ini memberikan pelajaran akan pentingnya menjaga kelestarian alam. Bencana alam adalah pengingat akan seruan mendesak dalam Dokumen Persaudaraan Manusia, yaitu perlunya menjaga alam semesta sebagai karunia Tuhan. Dokumen Persaudaraan Manusia (Human Fraternity Document) ini ditandatangani Grand Syekh Al-Azhar, Prof. Dr. Ahmed Al-Tayeb, dan Paus Fransiskus di Abu Dhabi pada 4 Februari 2019.
“Dokumen bersejarah tersebut dengan jelas menyatakan bahwa alam adalah ciptaan Tuhan yang harus kita lindungi dan pelihara, bukan dirusak. Peristiwa longsor dan banjir ini mengingatkan kita bahwa eksploitasi dan kerusakan lingkungan seringkali menjadi akar permasalahan yang memperparah musibah,” jelas Muchlis.
MHM berharap penanggulangan bencana dapat berjalan lancar dan masyarakat yang terdampak dapat segera pulih. MHM juga mendorong komitmen bersama untuk menjaga keseimbangan alam demi kelangsungan hidup generasi mendatang.