MHM Kecam Pernyataan Israel Sita Markas Besar UNRWA di Yerusalem Timur
MHM Kecam Pernyataan Israel Sita Markas Besar UNRWA di Yerusalem Timur
Majelis Hukama Muslimin (MHM) di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Prof. Dr. Ahmed Al-Tayeb mengecam keras langkah yang diambil oleh Pendudukan Israel menyita kantor United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees (UNRWA) di Yerusalem Timur dan menghentikan kegiatan operasionalnya sebagai bagian dari rencana pembangunan permukiman baru di atas tanah itu. Melalui siaran pers, Senin (14/10/2024), MHM menegaskan bahwa langkah itu merupakan ancaman besar bagi status hukum dan sejarah tanah Palestina yang terjajah.
Majelis Hukama Muslimin menolak dengan tegas serangan terhadap kantor-kantor kemanusiaan atau membuat pekerja-pekerjanya berada dalam bahaya. Pada saat yang sama, Majelis Hukama Muslimin juga mengapresiasi upaya-upaya yang dilakukan oleh UNRWA untuk membantu bangsa Palestina dalam menghadapi kondisi kemanusiaan yang sulit akibat pendudukan Israel yang terus berlangsung.
Majelis Hukama Muslimin kembali mengajak masyarakat internasional dan semua pihak terkait untuk mengoptimalkan upaya menyatukan langkah guna menghentikan perang yang berkobar di Jalur Gaza dan Lebanon dan menghentikan praktik melanggar hukum yang merusak solusi dua negara dan mengancam berdirinya negara Palestina yang merdeka dengan ibukota Yerusalem. MHM juga menyerukan dilakukannya upaya-upaya internasional untuk memberikan bantuan kemanusiaan segera dan meringankan penderitaan masyarakat sipil yang tak bersalah di Gaza dan Lebanon.