MHM Tutup Rangkaian Seminar di New Delhi World Book Fair 2025 dengan Diskusi Iman dan Lingkungan
.
Majelis Hukama Muslimin (MHM) menyelenggarakan seminar ketiga dan terakhirnya di New Delhi World Book Fair 2025, Minggu (9/2/2025). Seminar ini membahas tema "Iman dan Lingkungan: Tanggung Jawab Bersama untuk Masa Depan yang Berkelanjutan."
Seminar tersebut menarik perhatian audiens. Mereka sangat antusias dan tampak ingin mengeksplorasi persimpangan antara iman, tanggung jawab sipil, dan pengelolaan lingkungan. Selain itu, seminar ini juga mendorong diskusi yang dinamis, dengan audiens yang secara aktif terlibat dalam debat dan refleksi tentang peran iman, sejarah, dan tanggung jawab pribadi dalam memerangi degradasi lingkungan.
Seminar dimoderatori oleh Prof. Dr. Zikrur Rahman, Direktur Pendiri Pusat Kebudayaan Arab India. Selaku Narasumber, Prof. Dr. Shubhda Chaudhary, Asisten Profesor di Universitas Delhi dan Pendiri Middle East Insights; K. P. Fabian, Mantan Duta Besar dan Profesor Hubungan Internasional di Universitas Mahatma Gandhi; dan Prof. Dr. Syed Irfan Habeeb, seorang sejarawan dan intelektual terkemuka.
Prof. Dr. Shubhda Chaudhary menekankan hubungan yang mengakar antara tradisi agama dan kesadaran lingkungan. Ia mencatat, "Tradisi berbasis agama lintas agama menekankan keterkaitan antara manusia dan alam. Keberlanjutan bukan sekadar kewajiban eksternal, tetapi nilai intrinsik yang berakar pada tanggung jawab pribadi." Dr. Chaudhary juga menyoroti perlunya pendekatan feminis dalam pembelajaran berbasis agama, yang menggarisbawahi peran penting perempuan dalam gerakan ekologi.
K. P. Fabian menyoroti kearifan abadi yang ditemukan dalam sejarah dan relevansinya dengan tantangan lingkungan kontemporer dan untuk menghidupkan kembali komitmen lingkungan yang sejati. Ia juga mencatat bahwa melalui pembelajaran dari sejarah dan pembinaan kerja sama global, kita dapat menciptakan perubahan yang berarti.
Prof. Dr. Syed Irfan Habeeb menekankan pentingnya iman dalam kemanusiaan sebagai kekuatan pendorong untuk aksi lingkungan. "Masalah lingkungan melampaui identitas agama. Tanggung jawab utama kita adalah bertindak sebagai manusia pertama-tama, melampaui batas-batas iman." Ia juga mencatat peran penting tanggung jawab warga negara, dengan menyatakan bahwa akuntabilitas pribadi sangat penting untuk perubahan yang berkelanjutan.
Stan MHM menjadi partisipasi ketiga berturut-turut di Pameran Buku Dunia New Delhi 2025. Hal ini menggarisbawahi komitmen MHM terhadap pertukaran intelektual dan budaya, mendorong dialog, dan mempromosikan nilai-nilai toleransi, perdamaian, dan koeksistensi. Melalui berbagai publikasinya, karya terjemahan, dan diskusi yang menarik, MHM terus menjembatani budaya dan memperkuat pentingnya nilai-nilai kemanusiaan bersama di panggung global. Paviliun MHM (I-04) di Pameran Buku Dunia New Delhi 2025 terletak di Aula 4 di Pusat Konvensi Bharat Mandapam, Pragati Maidan, New Delhi.