MHM & Universitas Georgetown Luncurkan Dialog Internasional Persaudaraan Manusia Antarmahasiswa
Konferensi Mahasiswa Internasional untuk Solidaritas Antaragama di kampus Universitas Georgetown, New York
Majelis Hukama Muslimin (MHM) bekerja sama dengan Universitas Georgetown, Amerika Serikat, meluncurkan sebuah program dialog internasional untuk memperkenalkan nilai-nilai persaudaraan manusia kepada mahasiswa. Sinergi ini juga dalam rangka menciptakan jaringan dan platform internasional bagi mahasiswa di seluruh dunia untuk berbagi ide kreatif guna menguatkan solidaritas antarumat beragama dan antarbudaya dalam masyarakat.
Sinergi ini berangkat dari Piagam Persaudaraan Manusia yang ditandatangani bersama oleh Ketua MHM Syekh Al-Azhar Prof. Dr. Ahmed Al-Tayeb dan Pemimpin Gereja Katolik Vatikan Sri Paus Francis di Abu Dhabi pada 2019. Inisiatif dialog internasional antarmahasiswa ini merupakan kesempatan bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di dunia untuk mendiskusikan beragam isu kontemporer dan memahami nilai-nilai kemanusiaan melalui pertemuan virtual interaktif dengan sesama mahasiswa di seluruh dunia.
Menurut rencana, forum dialog internasional antarmahasiswa tentang persaudaraan manusia ini akan menggunakan bahasa Inggris dan berlangsung dalam beberapa sesi, masing-masing sesi berlangsung selama 90 menit. Pada dialog tersebut mahasiswa peserta diberi kesempatan untuk mengungkapkan kesan dan pandangan mereka tentang Piagam Persaudaraan Manusia, sekaligus juga mendiskusikan urgensi dokumen bersejarah ini dalam konteks lokal masyarakat mereka dan komunitas akademik di perguruan tinggi mereka.
Dialog ini juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berpikir bersama tentang solusi yang dapat dilakukan dalam menyikapi tantangan global persaudaraan manusia seperti kemiskinan, ketimpangan sosial, kekerasan, dan perubahan iklim.
Program ini masih dalam kerangka membangun dan menindaklanjuti Konferensi Mahasiswa Internasional untuk Solidaritas Antaragama yang diselenggarakan di kampus Universitas Georgetown, New York, pada September 2022, atas kerja sama universitas tersebut dengan MHM.
Melalui siaran pers, Selasa (17/1/2023), Sekjen MHM Mohamed Abdelsalam menyampaikan bahwa melalui program dialog Internasional antarmahasiswa tentang persaudaraan manusia ini, Majelis Hukama Muslimin ingin membangun dan menguatkan budaya dialog, nilai hidup bersama secara rukun dan damai atau koeksistensi di kalangan anak muda. “Mereka adalah pemimpin masa depan umat dan bangsa yang memiliki keragaman dan bangsa, agama, budaya, bahasa, dan etnis,” katanya menegaskan.
“Program yang kami selenggarakan bekerja sama dengan Georgetown University ini merupakan contoh lain yang menunjukkan betapa Piagam Persaudaraan Manusia terus menginspirasi dan membuahkan hasil menyebarkan budaya dialog, toleransi, dan koeksistensi sejak diluncurkan di Abu Dhabi pada 2019,” tambahnya.
Direncanakan dialog internasional antarmahasiswa itu akan dimulai pada Februari dan berakhir pada Mei 2023. Dialog ini terbuka bagi mahasiswa perguruan tinggi mana pun di dunia untuk mendaftarkan diri. []