Safari Ramdan Di Deli Serdang Disambut Antusias, Delegasi MHM Jelaskan Hikmah Nuzulul Qur’an
.
Hari keenam Safari Ramadan di Sumatera Utara, Delegasi Majelis Hukama Muslimin (MHM) Syaikh Emad Abdelnaby Mahmoad Abdelnaby dan Syaikh Adel Mahmoud Muhammad Ali berkegiatan di Kabupaten Deli Serdang, Jumat (21/3/2025).
Mereka disambut pada giat buka puasa bersama di Kantor Kemenag Kab. Deli Serdang oleh Kepala Kantor Syarifuddin Daulay. Kepala Kankemenag Deli Serdang mengaku bangga dan terhormat, dikunjungi ulama dari Universitas Al-Azhar Kairo.
Syarifuddin Daulay juga mengajak masyarakat Kab. Deli Serdang agar menyekolahkan Putri dan Putrinya di Pesantren sebagai Lembaga Pendidikan yang mencetak kader-kader ulama.

Tampil sebagai penceramah, Syaikh Emad Abdelnaby Mahmoad Abdelnaby membahas Nuzulul Qur’an dan Laitul Qadar. Delegasi MHM ini menjelaskan bahwa Al-Qur'an diturunkan untuk membimbing umat manusia dalam segala aspek kehidupan, baik secara individu maupun sosial, serta memberikan pedoman hidup yang abadi. Hikmah Nuzulul Qur'an adalah turunnya Al-Qur'an kepada Nabi Muhammad SAW sebagai wahyu dan petunjuk bagi umat manusia.
“Al-Qur'an adalah kitab suci bagi umat Islam yang menjadi pegangan dan dasar bagi kehidupan. Dalam sejarah, tercatat bahwa Al-Qur'an tidak diturunkan sekaligus kepada Rasulullah SAW. Ayat-ayat Al Qur'an diturunkan secara bertahap,” paparnya.
Menurut Syaikh Emad Abdelnaby, peringatan Nuzulul Qur’an adalah sebagai momen penting untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan umat Islam. Al-Qur’an menjadi pedoman dan petunjuk utama bagi umat Muslim di seluruh dunia.
“Karena perannya itu, Al-Qur’an mengandung isi pokok yang lengkap dan kompleks, yang isinya terdiri dari akidah, ibadah dan muamalah, hukum, sejarah, akhlak, dan ilmu pengetahuan,” sebutnya.
Terkait Malam Lailatul Qadar, Syaikh Emad Abdelnaby menjelaskan bahwa itu adalah malam yang penuh kemuliaan dan keberkahan. Keutamaan malam ini lebih baik dari seribu bulan, sehingga umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, berdoa, dan memohon ampunan.
“Malam Lailatul Qadar akan membuat hari tersebut terasa damai, tenang, dan sunyi. Angin di udara pun terasa lebih damai dan pikiran menjadi lebih tenang. Langit pada Malam Lailatul Qadar akan terlihat lebih cerah atau berbeda dari biasanya,” tandasnya.