Sekjen MHM bertemu Presiden SCIA Bahrain, Bahas Persiapan Akhir Konferensi Dialog Intra-Islam
Sekjen MHM bertemu Presiden SCIA Bahrain
Presiden Dewan Tertinggi Urusan Islam di Kerajaan Bahrain, Sheikh Abdulrahman bin Mohammed bin Rashid Al Khalifa, menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Majelis Hukaam Muslimin (MHM), Konselor Mohamed Abdelsalam, Minggu (16/2/2025). Pertemuan dua tokoh ini untuk membahas persiapan final Konferensi Dialog Intra-Islam, di Bahrain, 19 - 20 Februari.
Kongres ini diselenggarakan dalam supervisi Raja Bahrain, Raja Hamad bin Isa Al Khalifa. Sejumlah tokoh penting dunia akan hadir, antara lain: Grand Syekh Al Azhar yang juga Ketua MHM, Imam Akbar Prof. Dr. Ahmed Al-Tayeb, bersama para ulama terkemuka dari negara-negara Muslim.
Selama pertemuan, Sheikh Abdulrahman bin Mohammed Al Khalifa dengan hangat menyambut para tamu terhormat konferensi, termasuk para ulama, tokoh agama, pemikir, dan tokoh budaya. Ia menegaskan bahwa semua logistik dan persiapan yang diperlukan telah diatur dengan cermat untuk memastikan keberhasilan konferensi. Ia juga mencatat bahwa konferensi tersebut akan menghasilkan serangkaian rekomendasi yang ditujukan untuk memupuk persatuan dan kohesi di antara umat muslim, khususnya mengingat tantangan global saat ini.
Sekretaris Jenderal MHM menekankan bahwa konferensi tersebut berlangsung pada momen penting dalam sejarah umat muslim, yang menyerukan upaya terpadu dan peningkatan konsensus di antara berbagai elemennya. Ia menyoroti tujuan konferensi untuk memulai fase baru dialog antara mazhab-mazhab pemikiran Islam, yang bertujuan untuk menempa visi bersama yang memulihkan peran kepemimpinan umat muslim. Ia juga mencatat bahwa semua persiapan untuk konferensi tersebut telah selesai, menciptakan suasana persaudaraan, pengertian, dan kohesi.
Khususnya, ibu kota Bahrain, Manama, akan menjadi tuan rumah Konferensi Dialog Intra-Islam pada 19 dan 20 Februari. Konferensi ini mengangkat tema "Satu Bangsa, Satu Nasib Bersama." Perhealatan akbar ini diselenggarakan bersama oleh Al-Azhar Al-Sharif, Dewan Tertinggi Urusan Islam di Kerajaan Bahrain, dan MHM.
Konferensi tersebut akan mempertemukan lebih dari 400 ulama, pemimpin, otoritas keagamaan, pemikir, dan intelektual berpengaruh dari seluruh dunia. Tujuannya adalah untuk memperkuat persatuan muslim, bergerak melampaui sekadar dialog konvergensi untuk memperdalam pemahaman bersama tentang nilai-nilai dan tantangan bersama, serta membangun kerangka kerja untuk dialog ilmiah berkelanjutan di seluruh dunia Islam, dengan demikian mendorong persatuan di antara berbagai komponennya.