Sekjen MHM dan Dirjen WHO Bahas Dampak Perubahan Iklim pada Kesehatan
Sekjen MHM bertemu Dirjen WHO di Jenewa - Swiss
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Hukama Muslimin (MHM) Mohamed Abdelsalam bertemu Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adanom Ghebreyesus, di Jenewa, Swis, Minggu ( 9/7/2023). Keduanya membahas peluang kerja sama di bidang perdamaian dan kesehatan, termasuk membela (hak) masyarakat miskin dan menekan dampak negatif perubahan iklim terhadap kesehatan.
Sekjen Abdelsalam mengapresiasi langkah dan upaya Dirjen WHO dalam menancapkan pilar-pilar keadilan dan sistem kesehatan di dunia, terutama selama masa pandemi Covid 19. WHO dinilai telah melakukan langkah terbaik dan berkeadilan dalam mendistribusikan vaksin di antara negara-negara kaya dan negara-negara miskin.
“Tidak mungkin akan dicapai situasi damai dan perdamaian kalau tidak ada keadilan di bidang kesehatan,” ucap Abdelsalam.
Apresiasi juga disampaika Direktur Jenderal WHO terhadap sejumlah langkah MHM yang diketuai Syekh Al-Azhar Prof. Dr. Ahmed Al-Tayeb dalam memberikan edukasi dan penyadaran kepada masyarakat terhadap pelbagai tantangan yang dihadapi umat manusia saat ini, terutama tantangan perubahan iklim.
Tedros juga menyampaikan bahwa pihaknya siap menjalin kerja sama dengan MHM dalam membuka stan khusus dialog antaragama di sela-sela penyelenggaraan COP28. Tedros menyadari pentingnya peran agama dan pemuka agama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan, lingkungan hidup, dan iklim.
Direktur Jenderal WHO juga mengapresiasi pemerintah Persatuan Emirat Arab (PEA) di bawah pimpinan Presiden Syekh Mohamed bin Zayed Al Nahyan. Emirat dinilai telah memberikan perhatian besar terhadap tatanan internasional untuk mengatasi wabah dan penyakit yang paling berbahaya bagi kehidupan manusia, terutama selama terjadi wabah Covid-19. []