Syaikh Mohamed, Delegasi MHM Asal Al Azhar, Ajak Jamaah Masjid Agung Bantul Tebarkan Kasih Sayang
.
Safari Ramadan delegasi Majelis Hukama Muslimin (MHM) asal Al-Azhar, Syaikh Mohamed Mahmoud Salama Mohamed, berlanjut di Masjid Agung Bantul, Kamis (13/3/2025). Setelah berbuka puasa dan ramah tamah di Rumah Dinas Wakil Bupati Bantul, Syekh Mohamed salat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid Agung Bantul.
Ketua Takmir Masjid, KH. Habib Syakur yang juga Ketua MUI Bantul, turut menyambut kehadiran Syaikh Mohamed. Hadir pula, Kepala Kantor Kemenag Bantul, pengurus BKM, MUI, NU, Muhammadiyah, DMI, Baznas, serta ratusan jamaah yang memadati masjid.
Syaikh Mohamed dalam ceramahnya mengajak jamaah untuk selalu bersyukur atas kesempatan berkumpul dalam ibadah dan dzikir di bulan suci Ramadan. Delegasi MHM ini mengingatkan bahwa Rasulullah SAW diutus sebagai rahmatan lil 'alamin, anugerah bagi seluruh alam, bukan hanya bagi manusia, tetapi juga bagi semua makhluk.
"Mari kita belajar, meskipun hanya sedikit, dari akhlak Rasulullah yang begitu luas dan penuh kasih sayang," ujarnya.
Ulama lulusan Al Azhar ini menuturkan kisah seorang laki-laki dari pedalaman Arab yang mengotori masjid dengan kencing di dalamnya. Para sahabat marah, tetapi Rasulullah SAW justru mencegah mereka agar tidak bertindak kasar. "Bayangkan betapa lembutnya akhlak Rasulullah, bahkan dalam menghadapi sesuatu yang mengotori rumah Allah," kata Syaikh.
Syaikh Mohamed juga menyinggung ajaran Islam tentang pentingnya tidak mengganggu sesama. Rasulullah SAW pernah menegur seorang sahabat yang tindakannya mengganggu orang lain, dan bersabda bahwa seorang Muslim sejati tidak akan menyakiti saudaranya.

Syaikh Mohamed lalu mencontohkan bagaimana Rasulullah memperlakukan mereka yang berbeda keyakinan dengan penuh kasih sayang dan keadilan. "Kita diciptakan berbeda bukan untuk bermusuhan, tetapi untuk saling mengenal dan hidup berdampingan dengan damai. Tidak ada keistimewaan kecuali dalam ketakwaan," tegasnya.
Pesan lain yang disampaikan Syaikh Mohamed adalah Islam mengajarkan untuk membalas keburukan dengan kebaikan. Banyak kisah teladan Rasulullah yang bahkan mendoakan orang-orang yang pernah menyakitinya.
Syaikh Mohamed juga mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan. Ulama Mesir ini mengutip sejumlah hadits Rasulullah tentang kasih sayang terhadap binatang serta larangan merusak bumi setelah Allah menjadikannya baik.
Mengakhiri tausiyahnya, Syaikh Mohamed mengajak jamaah untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. "Jika kita ingin mendapatkan rahmat Allah, maka tebarkanlah kasih sayang, perbanyak kebaikan, dan jagalah harmoni dengan sesama," pesannya.
Malam itu ditutup dengan doa penuh harapan, memohon keberkahan Ramadan serta keluhuran akhlak bagi seluruh umat Islam.