Grand Syekh Al Azhar yang juga Ketua Majelis Hukama Muslimin (MHM), Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, menerima Amina Mohammed, Wakil Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa PBB), beserta delegasi yang menyertainya, Minggu (28/6/2026). Selama pertemuan, Grand Syekh Al Azhar menekankan bahwa kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), tanpa perlindungan etika, berisiko merusak nilai-nilai kemanusiaan. Tidak ada kemajuan ilmiah yang benar-benar dapat bermanfaat bagi umat manusia jika terlepas dari nilai-nilai tersebut.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM), di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, mengecam keras serangan Iran yang kembali dilancarkan terhadap Kerajaan Bahrain dan Negara Kuwait dengan rudal dan drone.
Baca selanjutnya>MHM Ikuti Pembukaan Pertemuan Dewan Internasional Agama-agama untuk Perdamaian di Republik Mauritius
Majelis Hukama Muslimin (MHM) ikut berpartisipasi dalam sesi pembukaan Pertemuan Dewan Internasional Agama-agama untuk Perdamaian, yang diselenggarakan Republik Mauritius dari 23 hingga 25 Juni 2026. Acara ini mengangkat tema, “Membangun Jalan Menuju Kemajuan Suci Bersama.”
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM), di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, menyampaikan simpati dan solidaritas kepada Negara Qatar menyusul ledakan di sebuah pabrik di Kawasan Industri Ras Laffan. Kejadian ini mengakibatkan beberapa korban jiwa dan luka-luka.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM), di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Profesor Dr. Ahmed Al-Tayeb, menegaskan bahwa pengungsi merupakan salah satu tantangan kemanusiaan paling mendesak yang dihadapi dunia dan membutuhkan upaya internasional yang terkoordinasi untuk melindungi jutaan orang yang terpaksa meninggalkan tanah air mereka karena perang, konflik, bencana, dan krisis untuk mencari keselamatan dan keamanan.
Baca selanjutnya>



















