Majelis Hukama Muslimim (MHM) berpartisipasi dalam diskusi panel bertajuk "Kecerdasan Buatan dan Keberagaman Budaya: Mencari Etika Universal". Acara ini diselenggarakan secara virtual oleh Pusat Dialog Antaragama Internasional di Kazakhstan, Minggu (23/11/2025), bekerja sama dengan Pusat Dialog Antarbudaya Internasional Baku. Sesi ini menghadirkan para pemimpin agama dan intelektual terkemuka serta pakar AI dari universitas-universitas terkemuka dunia.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimim (MHM) berpartisipasi dalam Forum Media yang diselenggarakan oleh Persatuan Penyiaran Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Fujairah, Jumat (21/11/2025). Forum ini terselenggara atas kerja sama OKI dengan Otoritas Kebudayaan dan Media Fujairah. Tema yang diusung adalah "Pengalaman dan Aplikasi Kecerdasan Buatan". Acara ini mempertemukan sekelompok pemimpin, pakar, dan spesialis media terkemuka dari seluruh dunia Islam.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM) berpartisipasi dalam upacara Penghargaan Al Burda ke-19. Upacara ini diselenggarakan di Museum Louvre Abu Dhabi oleh Kementerian Kebudayaan UEA, di bawah binaan Sheikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM), yang diketuai Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Prof. Dr. Ahmed Al-Tayeb, menegaskan bahwa melindungi hak anak merupakan kewajiban agama, moral, dan kemanusiaan yang berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih stabil, adil, dan damai. MHM menekankan bahwa berinvestasi pada anak merupakan investasi untuk masa depan bangsa. MHM juga menekankan perlunya upaya kolektif internasional dan komunitas untuk menjaga keamanan, keselamatan, dan kesejahteraan anak di mana pun.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM), di kantor pusat di Abu Dhabi, menerima Y.M. Gayane Umerova, Ketua Dana Pengembangan Seni dan Budaya Republik Uzbekistan, Selasa (19/11/2025). Mereka membahas cara-cara untuk meningkatkan kerja sama dalam menghidupkan kembali warisan ulama, mempromosikan nilai-nilai toleransi dan saling menghormati, serta mempersiapkan generasi muda yang mampu membangun koeksistensi dan perdamaian.
Baca selanjutnya>
























