Lima tahun yang lalu, 4 Februari 2019, di Abu Dhabi ditandatangani Piagam Persaudaraan Sekemanusiaan. piagam ini ditandatangani oleh dua tokoh besar: Paus Fransiskus dari Vatikan dan Grand Syekh Al Azhar, Ahmed Al Tayeb.
Baca selanjutnya>Di tengah tantangan global, termasuk meningkatnya ujaran kebencian dan ekstremisme, Majelis Hukama Muslimin (MHM), di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Al-Azhar Dr. Ahmed Al-Tayeb, telah berkontribusi secara signifikan dalam mempromosikan nilai-nilai toleransi, hidup berdampingan (koeksistensi), dan moderasi. MHM juga tegas menentang ideologi ekstremis, rasisme, dan diskriminasi.
Baca selanjutnya>Kantor internasional Majelis Hukama Muslimin (MHM) telah muncul sebagai mercusuar harapan serta jembatan komunikasi dan hidup berdampingan (koeksistensi) di tengah beragam tantangan yang dihadapi dunia. MHM memanfaatkan kantor-kantor ini sebagai sarana utama untuk menyebarkan nilai-nilai dialog dan persaudaraan manusia.
Baca selanjutnya>Kita berada di tempat di mana bumi sedang tidak baik-baik saja. Kita berada di lingkungan di mana lingkungan kita sedang tidak baik-baik saja. Kita melihat dan menyaksikan sendiri bencana di mana-mana.
Baca selanjutnya>Islam menganjutkan kita untuk membangun persaudaraan antarmanusia. Persaudaraan yang harus kita tegakkan bukan saja perasudaraan antarumat Islam atau persaudaraan antarbangsa, tapi persaudaraan yang lebih luas lingkupnya, yaitu persaudaraan antarumat manusia.
Baca selanjutnya>
























