Majelis Hukama Muslimin (MHM) terus berupaya mempromosikan Dokumen Persaudaraan Manusia di sepanjang 2022. Dokumen bersejarah ini ditandatangani oleh Grand Syekh Al-Azhar yang juga Ketua MHM, Imam Akbar Ahmed Al-Tayeb, bersama pemimpin Gereja Katolik, Paus Fransiskus, di Abu Dhabi pada 4 Februari 2019.
Baca selanjutnya>Sekretaris Jenderal Majelis Hukama Muslimin (MHM) Konselor Mohamed Abdelsalam menegaskan bahwa mencabut hak perempuan, terutama hak untuk belajar dan berpendidikan, merupakan pelanggaran terhadap syariat Islam. Pelarangan perempuan untuk berpendidikan adalah sebuah kemunduran moral dan peradaban.
Baca selanjutnya>Taliban melarang wanita di Afganistan untuk kuliah di perguruan tinggi. Hal ini mengundang keprihatinan bagi Majelis Hukama Muslimin (MHM). Dalam siaran persnya, Kamis (22/12/2022), MHM menyatakan menolak keras pelarangan wanita dari hak asasinya yang dijamin oleh syariat Islam.
Baca selanjutnya>Syekh Al-Azhar Prof. Dr. Ahmad Al-Tayeb yang juga Ketua Majelis Hukama Muslimin (MHM) menerima kunjungan Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas, Kamis (22/12/2022), di kantor Syekh Al-Azhar, Kairo.
Baca selanjutnya>Tanggal 20 Desember diperingati sebagai Hari Solidaritas Kemanusiaan Internasional. Majelis Hukama Muslimin (MHM) mengajak setiap individu, lembaga internasional, dan organisasi kemasyarakatan untuk melakukan upaya lebih banyak lagi demi menguatkan solidaritas kemanusiaan antarsesama umat manusia dengan perbedaan dan keragamannya yang ada.
Baca selanjutnya>
























