Mengapa Harus Bersikap Lembut?
Pentingnya bersikap lembut
Rasulullah Muhammad Saw mengajarkan kepada kita untuk bersikap lembut. Kenapa? Ada sejumlah alasan.
Pertama, Allah menyukai sikap lembut, meridainya, dan membantu kita untuk bersifat lembut. Rasulullah saw. bersabda,
إنَّ اللهَ رفيقٌ يُحِبُّ الرِّفقَ ويرضاه
“Sesungguhnya Allah menyukai dan meridai sifat lembut. (HR Ath-Thabarani)
Kedua, sikap lembut mendatangkan kebaikan. Rasulullah saw. bersabda,
مَن يُحرَم الرفق يُحرَم الخير
“Orang yang tidak dikaruniai sikap lembut berarti tidak diberi kebaikan.” (HR Muslim)
Ketiga, sikap lembut adalah pintu menuju surga. Rasulullah saw. bersabda,
ألا أخبركم بمن يحرم على النارأو بمن تحرم عليه النار؟ على كل قريب هين سهل
“Maukah kamu aku beri tahu tentang orang yang haram masuk neraka dan neraka juga haram baginya? Yaitu setiap orang yang bersikap lembut dan mudah.” (HR At-Tirmidzi)
Keempat, sikap lembut mempercantik segala hal. Rasulullah saw. bersabda,
إِنَّ الرِّفْقَ لَا يَكُونُ فِي شَيْءٍ إِلَّا زَانَهُ وَلَا يُنْزَعُ مِنْ شَيْءٍ إِلَّا شَانَهُ
“Sikap lembut dalam suatu hal tidak mendatangkan sesuatu kecuali memperindahnya, dan tidak dicabut dari suatu hal kecuali menjadikannya buruk.” (HR Muslim)
Berkat sikap lembut akan tercipta kebahagiaan, ketenangan, cinta, santun, dan kasih sayang. Sikap lembut dapat meruntuhkan keburukan dan membangun masyarakat yang bebas dari kekerasan.
تأتيك بالرفق أشياءٍ لا تنفتح لك بغير الرفق
Banyak kebaikan akan datang berkat sikap lembut. Banyak pintu yang tertutup akan tebuka berkat sikap lembut. (Ibn Hajar)
فاستعن بالرفق ان رمت صعبا ربما يسهل بالرفق صعب
Jika kamu menghadapi kesulitan, mintalah bantuan dengan bersikap lembut. Banyak hal sulit bisa menjadi mudah berkat sikap lembut. (Basysyar bin Burd)