Ketua MHM Hadiri Konferensi Pemuka Agama di Kazakhstan

Ketua MHM Hadiri Konferensi Pemuka Agama di Kazakhstan

Ketua Majelis Hukama Muslimin (MHM) Prof. Dr. Ahmed Al-Tayeb, Syekh Al-Azhar, bertolak ke Nursultan, Kazakhstan, Senin (12/9/2022) untuk menghadiri Konferensi Pemuka Agama. Konferensi kali ketujuh ini akan berlangsung pada 14 – 15 September 2022.

Baca selanjutnya>
Hari Amal Internasional, MHM Ajak Ajarkan Nilai Berbagi pada Anak dan Remaja

Hari Amal Internasional, MHM Ajak Ajarkan Nilai Berbagi pada Anak dan Remaja

Dunia memperingati Hari Amal Internasional setiap 5 September. Peringatan tersebut dinyatakan oleh Majelis Umum PBB pada 2012. Sekjen Majelis Hukama Muslimin (MHM) Konselor Mohamed Abdulsalam mengatakan amal kebajikan adalah salah satu tujuan kemanusiaan tertinggi dan termulia. Semangat beramal kebajikan akan meningkatkan kohesi sosial serta menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat. 

Baca selanjutnya>
Wapres Tegaskan Pentingnya Menjaga Kedamaian dan Lingkungan

Wapres Tegaskan Pentingnya Menjaga Kedamaian dan Lingkungan

Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin berpesan tentang pentingnya umat manusia menjaga perdamaian atau keamanan dan juga menjaga lingkungan. Wapres bahkan memasukkan keduanya sebagai dua hal yang perlu menjadi perhatian bersama selain lima maqashid syariah yang selama ini dikenal umat Islam.

Baca selanjutnya>
Sekjen Majelis Hukama & Dubes Kazakhstan Bahas Konferensi Pemimpin Agama

Sekjen Majelis Hukama & Dubes Kazakhstan Bahas Konferensi Pemimpin Agama

Sekretaris Jenderal Majelis Hukama Muslimin (MHM) Counsellor Muhammad Abdulsalam menerima kunjungan Duta Besar Kazakhstan untuk Uni Emirat Arab (UEA) Madyar Menelikov di Abu Dhabi, Rabu (24/8/2022).

Baca selanjutnya>
UEA Dikenal Toleran, Menterinya Berbagi Kunci Menguatkan Persudaraan

UEA Dikenal Toleran, Menterinya Berbagi Kunci Menguatkan Persudaraan

Uni Emirat Arab (UEA) saat ini dikenal sebagai salah satu negara yang masyarakatnya sangat toleran. Menteri Pemuda Uni Emirat Arab (UEA) Shamma Al-Mazrui mengatakan, penguatan “persaudaraan manusia” saat ini memang sangat diperlukan dalam menghadapi berbagai tantangan dunia. 

Baca selanjutnya>
MHM Cabang Indonesia dan Malaysia Bertemu, Bahas Penguatan Program

MHM Cabang Indonesia dan Malaysia Bertemu, Bahas Penguatan Program

Direktur Majelis Hukama Muslimin (MHM) cabang Indonesia Muchlis M. Hanafi menerima kunjungan Direktur MHM cabang Malaysia Razif Muhammad Fuad, Jumat (5/8/2022). Pertemuan kedua pihak ini berlangsung di stan MHM pada Islamic Book Fair tahun 2022.

Baca selanjutnya>
Jangan Dibenturkan, LHS Sebut Taat Konstitusi Wujud Ketaatan Beragama

Jangan Dibenturkan, LHS Sebut Taat Konstitusi Wujud Ketaatan Beragama

Menteri Agama (2014 – 2019) Lukman Hakim Saifuddin mengajak masyarakat untuk tidak memperhadapkan apalagi membenturkan antara ketaatan warga kepada ayat-ayat konstitusi dengan ketaatan kepada ayat-ayat suci. Menurutnya, kedua hal itu mestinya tidak untuk diperhadapkan, karena keduanya saling melengkapi dan bersinergi dalam rangka mewujudkan peradaban kemanusiaan yang lebih baik.

Baca selanjutnya>
TGB: Ada Kebutuhan Mendesak Hadirkan Keindahan dan Peradaban Islam

TGB: Ada Kebutuhan Mendesak Hadirkan Keindahan dan Peradaban Islam

Anggota Komite Eksekutif Majelis Hukama Muslim (MHM) TGB Zainul Majdi mengatakan munculnya Islamofobia di berbagai negara, kemungkinan termasuk juga di Indonesia, menunjukan adanya kebutuhan untuk menghadirkan keindangan dan peradaban Islam.

Baca selanjutnya>
Prof Quraish: Islam Menghendaki Semua Manusia Hidup dalam Perdamaian

Prof Quraish: Islam Menghendaki Semua Manusia Hidup dalam Perdamaian

Intelektual muslim Indonesia Prof. Dr. Quraish Shihab menegaskan bahwa Islam menghendaki agar semua manusia hidup dalam perdamaian. Penegasan ini disampaikan oleh Abi Quraish, panggilan akrabnya, saat menjadi pembicara pada seminar tentang “Aspek-Aspek Kemanusiaan dalam Peradaban Islam.”

Baca selanjutnya>
Sekjen MHM: Pegangi Pesan Agama dalam Menghadapi Krisis Lingkungan

Sekjen MHM: Pegangi Pesan Agama dalam Menghadapi Krisis Lingkungan

Kerusakan lingkungan masih terus terjadi di berbagai negara. Hal itu mengakibatkan terjadinya krisis perubahan iklim dan berdampak negatif pada alam dan manusia, serta mengancam pada kehidupan kontemporer.

Baca selanjutnya>