Ketua MPR: MHM Kagum atas Keberhasilan Indonesia Merawat Toleransi

Ketua MPR: MHM Kagum atas Keberhasilan Indonesia Merawat Toleransi

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo menyampaikan kekaguman Majelis Hukama Al-Muslimin (MHM) terhadap toleransi masyarakat Indonesia. Hal itu disampaikan pria yang akrab disapa Bamsoet saat berbicara pada Halalbihalal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Bank Muamalat, dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama Wapres KH Ma’ruf Amin di Jakarta, Selasa (17/5/2022). 

Baca selanjutnya>
Majelis Hukama Muslimin Siap Berpartisipasi dalam Tahun Toleransi dan Presidensi G20 Indonesia

Majelis Hukama Muslimin Siap Berpartisipasi dalam Tahun Toleransi dan Presidensi G20 Indonesia

Sekretaris Jenderal Majelis Hukama Muslimin (MHM), Muhammad Abdussalam, menyatakan akan mendukung penuh dan siap berpartisipasi dalam upaya mensukseskan Tahun Toleransi yang digulirkan oleh Pemerintah Indonesia pada tahun ini. Sejalan dengan misi Majelis Hukama untuk memperkuat harmoni, toleransi dan koeksistensi, Abdussalam juga menyatakan siap berpartisipasi melalui agenda dialog antar pemuka agama dalam rangkaian kegiatan presidensi G20 Indonesia.

Baca selanjutnya>
Timor Leste Adopsi Piagam Persaudaraan Kemanusiaan sebagai Dokumen Nasional

Timor Leste Adopsi Piagam Persaudaraan Kemanusiaan sebagai Dokumen Nasional

Presiden Timor Leste mengadopsi "Piagam Persaudaraan Kemanusiaan untuk Perdamaian Dunia dan Hidup Bersama" menjadi dokumen nasional. Hal ini diumumkan oleh Presiden Timor Leste yang baru terpilih, Dr. José Ramos-Horta. Dokumen nasional itu akan diterapkan di lembaga pendidikan dan budaya Timor Leste.

Baca selanjutnya>
Imam Akbar Ahmed Al-Tayeb: LGBT Penyimpangan, Pelakunya Harus Diobati

Imam Akbar Ahmed Al-Tayeb: LGBT Penyimpangan, Pelakunya Harus Diobati

Imam Akbar Al-Azhar yang juga Ketua Majelis Hukama Al-Muslimin (MHM) Ahmad Al Tayeb berpandangan bahwa lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) termasuk jenis penyimpangan dan penyakit seks atau syudzuz jinsiyah wa amradh al-jins. Berkenaan dengan itu, Imam Akbar menilai pelaku LGBT harus diobati.

Baca selanjutnya>
MHM Kutuk Pembakaran Mushaf Al-Quran di Swedia

MHM Kutuk Pembakaran Mushaf Al-Quran di Swedia

Majelis Hukama Al-Muslimin (MHM) mengutuk keras dan mengecam tindakan sekelompok elemen ekstremis sayap kanan yang membakar Mushaf Al-Qur'an di Malmö, Swedia. Ketua MHM Imam Akbar Ahmed Al-Tayeb mengatakan bahwa pembakaran itu sangat menyedihkan dan melecehkan umat muslim di seluruh dunia.

Baca selanjutnya>
MHM Sambut Baik PBB Tetapkan Hari Internasional untuk Memerangi Islamofobia

MHM Sambut Baik PBB Tetapkan Hari Internasional untuk Memerangi Islamofobia

Majelis Hukama Al-Muslimin (MHM) menyambut baik ditetapkannya tanggal 15 Maret sebagai ‘Hari Internasional untuk Memerangi Islamofobia’ oleh Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB). Keputusan ini diterbitkan dalam Sidang Umum PBB yang berlangsung pada Selasa, 15 Maret 2022.

Baca selanjutnya>
Muhammad Abd al-Salam: Menghormati Simbol Persaudaraan Manusia adalah Pesan Harapan Dunia

Muhammad Abd al-Salam: Menghormati Simbol Persaudaraan Manusia adalah Pesan Harapan Dunia

Raja Kerajaan Hashemite Yordania, Raja Abdullah II, dan Ratu Rania al-Abdullah menerima penghargaan Zayed dan Persaudaraan Manusia. Sekjen Komite Tertinggi Persaudaraan Kemanusiaan Muhammad Abd al-Salam mengapresiasi penghargaan tersebut. 

Baca selanjutnya>
Lagi, Wapres Ceritakan Keinginan Majelis Hukama Sosialisasikan Toleransi Masyarakat Indonesia

Lagi, Wapres Ceritakan Keinginan Majelis Hukama Sosialisasikan Toleransi Masyarakat Indonesia

Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin kembali menyebut Majelis Hukama Al-Muslimin (MHM) dan keinginan mereka untuk mensosialisikan kehidupan bersama dan kerukunan masyarakat Indonesia ke dunia. Hal ini disampaikan Wapres dalam pertemuan dengan para ulama dari organisasi Islam Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII) pada Senin (14/2/2022).

Baca selanjutnya>
Nyadran, Persaudaraan, dan Kehidupan Bersama Masyarakat Getas

Nyadran, Persaudaraan, dan Kehidupan Bersama Masyarakat Getas

Nyadran digelar oleh dua dusun di Desa Getas. Dusun Krecek yang mayoritas beragama Buddha, dan Dusun Gletuk yang mayoritas muslim. Ada juga warga dusun yang beragama Kristen. Meski beragam, mereka diikat oleh rasa persaudaraan. Sebab, mereka merasa memiliki leluhur yang sama yang dimakamkan di kawasan Getas ini. Untuk itulah mereka mentradisikan Nyadran.

Baca selanjutnya>
في منتدى لوزراء الأوقاف، إندونيسيا تشارك العالم طرق الحفاظ على الانسجام 

في منتدى لوزراء الأوقاف، إندونيسيا تشارك العالم طرق الحفاظ على الانسجام 

إندونيسيا بلد متعدد الثقافات والديانات. وللحفاظ على الوئام والسلم في البلد في ظل هذا التعدد، قامت حكومة إندونيسيا بعمل العديد من الاستراتيجيات ، بدءا من ما وصف بالمحلية مرورا بالهيكلية وانتهاء بالعالمية

Baca selanjutnya>