Majelis Hukam Muslimin (MHM) terus berupaya melakukan upaya penguatan toleransi dan koeksistensi. Hal itu juga yang dilakukan oleh MHM kantor cabang Indonesia.
Baca selanjutnya>Anggota Komite Eksekutif Majelis Hukama Muslimin (MHM) TGB M Zainul Majdi mengatakan, untuk menguatkan toleransi, perlu membangun budaya damai. Hal itu tidak bisa dilakukan dengan memelihara eksklusivitas, tapi harus membuka ruang dialog.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM) kantor cabang Indonesia menggelar dialog dengan insan media tentang pentingnya menjaga toleransi dan kelestarian alam. Dialog digelar dalam rangka menyambut Hari Toleransi Internasional sekaligus menyongsong penyelenggaraan Conference of the Parties ke-29 (COP29) yang berlangsung di Baku, Azerbaijan.
Baca selanjutnya>Paviliun Majelis Hukama Muslimin (MHM) oada Pameran Buku Internasional Sharjah ke-43 mengadakan seminar berjudul "Toleransi dan Hidup Berdampingan dalam Warisan Islam: Fondasi dan Nilai-Nilai yang Abadi", Sabtu (9/11/2024). Hadir sebagai narasumber, Dr. Mahmoud Najah (Imam Masjid Ahmed El-Tayeb di Rumah Keluarga Abraham, Abu Dhabi) dan Dr. Mohand Mechenene (Universitas Humaniora Mohamed bin Zayed).
Baca selanjutnya>Grand Syekh Al Azhar yang juga Ketua Majelis Hukama Muslimin (MHM), Imam Akbar Prof. Dr. Ahmed Al-Tayeb, akan berpartisipasi dalam pembukaan Konferensi Para Pihak ke-29 (COP29) di bawah Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim. Imam Akbar akan memenuhi undangan resmi dari Presiden Republik Azerbaijan, Ilham Aliyev, yang diberikan dalam pertemuan di kantor pusat Al-Azhar di Kairo, Juni 2024.
Baca selanjutnya>
























