Paviliun Iman pada COP29 menyelenggarakan sejumlah sesi dialog pada hari keempat, Sabtu (16/11/2024). Kajian ini berfokus pada peran agama dalam mengatasi perubahan iklim dan tantangan ekonomi terkait.
Baca selanjutnya>Hari Toleransi Internasional, MHM Serukan Upaya Menumbuhkan Nilai Koeksistensi dan Menolak Kekerasan
Majelis Hukama Muslimin di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, menyerukan kepada para pemimpin dunia dan masyarakat untuk memprioritaskan pembinaan toleransi dan hidup berdampingan (koeksistensi), sambil menolak semua bentuk kekerasan dan konflik yang mengganggu stabilitas masyarakat dan menghabiskan sumber daya mereka. Sebab, tantangan-tantangan ini menimbulkan ancaman serius bagi masa kini dan masa depan generasi mendatang.
Baca selanjutnya>Hari ketiga Paviliun Iman di COP29, Jumat (15/11/2024), menyelenggarakan serangkaian sesi diskusi yang mempertemukan para pemimpin agama, pakar sains, dan pembuat kebijakan. Sesi-sesi ini membahas tantangan yang ditimbulkan oleh perubahan iklim, menekankan pentingnya kolaborasi antara agama dan sains.
Baca selanjutnya>Sekretaris Jenderal Majelis Hukama Muslimin (MHM), Konselor Mohamed Abdelsalam, bertemu Utusan Khusus Presiden Prabowo Subianto untuk Energi dan Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Delegasi Indonesia untuk COP29, di Baku, Azerbaijan, Hashim Djojohadikusumo, Kamis (14/11/2024).
Baca selanjutnya>Hari kedua Paviliun Iman pada COP29, Kamis (14/11/2024), di Baku, Azerbaijan, menampilkan serangkaian sesi yang membahas isu-isu kerusakan yang diakibatkan perubahan iklim dan dampak nonekonominya melalui perspektif berbasis agama. Diskusi tersebut menyoroti kesenjangan ilmiah yang menghambat langkah-langkah yang diperlukan untuk mengatasi krisis yang meningkat ini, terutama bagi masyarakat yang paling rentan terhadap dampak perubahan iklim.
Baca selanjutnya>
























