Dewan juri yang terpilih pada Zayed Award for Human Fraternity 2025 diumumkan pada Jumat, (18/10/2024). Ada sejumlah anggota baru yang mewakili enam negara dan berbagai bidang termasuk diplomasi, ekonomi, sains, pembangunan perdamaian, dan hukum.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM) akan kembali membuka Paviliun Iman pada Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (COP29), di Baku, Azerbaijan, November 2024. Paviliun Iman dinilai akan memainkan peran penting dalam COP29, khususnya dalam merespons tantangan perubahan iklim.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM) di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Prof. Dr. Ahmed Al-Tayeb mengecam keras langkah yang diambil oleh Pendudukan Israel menyita kantor United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees (UNRWA) di Yerusalem Timur dan menghentikan kegiatan operasionalnya sebagai bagian dari rencana pembangunan permukiman baru di atas tanah itu. Melalui siaran pers, Senin (14/10/2024), MHM menegaskan bahwa langkah itu merupakan ancaman besar bagi status hukum dan sejarah tanah Palestina yang terjajah.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM), di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, menekankan bahwa perubahan iklim menimbulkan ancaman eksistensial bagi umat manusia, dengan dampak buruknya yang semakin berdampak pada masyarakat di seluruh dunia. MHM menyoroti bahwa bencana alam yang berulang seperti banjir, gempa bumi, dan badai memengaruhi jutaan jiwa, menyebabkan ribuan orang mengungsi, dan menyebabkan kerusakan parah. Anak-anak, remaja, dan kelompok rentan sangat terdampak oleh krisis lingkungan ini, menghadapi gangguan dalam pendidikan, penurunan kesehatan, tantangan gizi, dan kesulitan sosial dan ekonomi yang kompleks, yang semuanya menuntut upaya kolektif untuk mengatasinya.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslim (MHM) berpartisipasi dalam Forum Perdana untuk Pemimpin Agama Muda, yang diselenggarakan di Kazakhstan, Jumat (11/10/2024). Forum ini mengangkat tema "Membentuk Masa Depan Bersama: Peran Pemimpin Muda dalam Mempromosikan Dialog Lintas Agama."
Baca selanjutnya>
























