Majelis Hukama Muslimin (MHM), yang diketuai Grand Syekh Al-Azhar, Imam Akbar Prof. Dr. Ahmad Al-Tayyeb, mengecam keras keputusan Knesset Israel yang dalam pembacaan awal menyetujui dua rancangan undang-undang (RUU) yang bertujuan memberlakukan kedaulatan pendudukan Israel di Tepi Barat yang diduduki serta melegalkan penguasaan atas salah satu permukiman ilegal.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM), di bawah kepemimpinan Grand Syekh al-Azhar, Imam Akbar Prof. Dr. Ahmad al-Tayeb, menyambut baik tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara Republik Islam Pakistan dan Afghanistan. Melalui siaran pers, Rabu (22/10/2025), MHM menegaskan bahwa kesepakatan ini merupakan langkah penting menuju penyelesaian ketegangan serta pengokohan pilar-pilar perdamaian dan stabilitas di kawasan.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM) dan Jaringan Pembangunan Aga Khan (AKDN) mengadakan pertemuan untuk meningkatkan kerja sama bersama dalam mempromosikan dialog antaragama dan antarbudaya, memberdayakan kaum muda, mendorong moderasi, dan meningkatkan kesadaran tentang penggunaan kecerdasan buatan yang etis untuk melayani kemanusiaan, Senin (20/10/2025).
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM) menyampaikan rasa duka cita mendalam dan solidaritasnya kepada Qatar atas musibah kecelakaan tragis yang terjadi di Sharm El-Sheikh.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin, yang diketuai Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Prof. Dr. Ahmed Al-Tayeb, menyambut baik pengumuman kesepakatan tahap pertama kerangka kerja gencatan senjata untuk mengakhiri agresi di Jalur Gaza, menjamin pembebasan semua tahanan dan sandera, serta memungkinkan masuknya bantuan kemanusiaan dan bantuan darurat—setelah lebih dari dua tahun penderitaan kemanusiaan yang parah yang dialami rakyat Palestina dan kerugian besar jiwa dan harta benda akibat agresi.
Baca selanjutnya>
























