Paviliun Majelis Hukama Muslimin (MHM) di Pameran Buku Internasional Lahore 2025 menggelar seminar pertamanya dengan judul "Memperingati Hari Persaudaraan Manusia Internasional: Pentingnya dan Peran Dokumen Persaudaraan Manusia dalam Mempromosikan Kerukunan Antar-Agama", Kamis (6/2/2025).
Baca selanjutnya>Pameran Buku Internasional Lahore 2025 dibuka pada Kamis (6/2/2025). Stan Majelis Hukama Muslimin (MHM), menerima banyak pengunjung sejak awal pembukaan. Stan MHM menjadi daya tarik utama para penggemar membaca buku dari berbagai kelompok usia dan latar belakang budaya. Mereka datang karena ingin mengetahui peran penting MHM dalam membina dialog dan toleransi di antara berbagai agama.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM), di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, menegaskan kembali dukungannya yang tak tergoyahkan terhadap hak rakyat Palestina untuk mendirikan negara merdeka dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya. MHM dengan tegas menolak segala upaya untuk menggusur paksa warga Palestina atau melanggar hak-hak mereka yang tidak dapat dicabut, dan menyerukan diakhirinya segera praktik-praktik ilegal yang melanggar hukum dan konvensi internasional.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM) menyelenggarakan seminar yang menggugah pikiran berjudul "Dokumen tentang Persaudaraan Manusia - Dasar Toleransi dan Koeksistensi" di paviliunnya pada Pameran Buku Dunia New Delhi 2025, Rabu (5/2/2025). Diselenggarakan untuk memperingati Hari Persaudaraan Manusia Internasional, seminar tersebut menandai peringatan 6 tahun penandatanganan Dokumen tentang Persaudaraan Manusia yang ditandatangani oleh Grand Syekh Al Azhar yang juga Ketua MHM, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, dan Paus Fransiskus, Paus Gereja Katolik, di Abu Dhabi, 4 Februari 2019.
Baca selanjutnya>Stan Majelis Hukama Muslimin (MHM) di Pameran Buku Internasional Kairo menyelenggarakan seminar budaya kedelapan belas, bertajuk "Menuju Etika Sosial yang Baik", Rabu (5/25/2025). Acara tersebut menghadirkan narasumber, Profesor Dr. Mohammed Abdel Malik, Wakil Presiden Universitas Al-Azhar dan seorang profesor Ilmu Tafsir dan Al-Quran. Selaku moderator, Dr. Mohammed Jamal, seorang peneliti di Kantor Kebangkitan Warisan Islam di Markas Besar Al-Azhar.
Baca selanjutnya>
























